Jembatan Doro O’o Ambruk, Gubernur NTB ‘Balas’ dengan Jembatan Baru Rp6,1 Miliar

Avatar

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima- Gubernur Nusa Tenggara Barat bersama Kepala Dinas PUPR NTB meninjau kondisi Jembatan Doro O’o di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, yang mengalami kerusakan akibat banjir dan sedimentasi.

Bagi masyarakat setempat, jembatan ini bukan sekadar penghubung antarwilayah, tetapi juga jalur utama untuk mengangkut hasil pertanian dan tambak. Tak heran, rencana perbaikannya menjadi kabar yang sangat dinanti.

Baca Juga :  Miq Iqbal dan Angelina Sondakh ‘Jabat Tangan’ di Banyumulek: Lahirkan Ponpes Love Tahfidz untuk Dunia

Melalui APBD NTB Tahun Anggaran 2025, Pemprov NTB memastikan pembangunan jembatan baru dengan nilai kontrak Rp6,1 miliar. Proses konstruksi dijadwalkan dimulai pada September 2025 dan ditargetkan rampung Desember 2025.

Dalam kunjungan itu, gubernur juga berdialog dengan kepala desa dan camat setempat. Ia mengajak warga untuk menjaga lingkungan, termasuk melakukan reboisasi di bukit dan kawasan hutan sekitar agar bencana serupa tidak kembali terjadi.

Baca Juga :  NTB Gelar Design Fashion Untuk SMK Jurusan Busana se-Pulau Lombok

“Jembatan ini penting untuk kelancaran hidup masyarakat. Tapi menjaga alam di sekitar juga sama pentingnya, supaya pembangunan bisa bertahan lama,” ujar gubernur.

Pemerintah berharap, dengan hadirnya jembatan baru serta dukungan warga dalam menjaga lingkungan, akses logistik masyarakat tetap lancar dan infrastruktur yang dibangun mampu lebih tahan terhadap ancaman bencana di masa depan.

Berita Terkait

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa
Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan
Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA
NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat
KPU NTB dan Bawaslu NTB Touring Monitoring Coktas di Lombok Utara, Pastikan Data Pemilih Akurat
TPA Kebon Kongok di NTB Berpotensi Hasilkan 9 Juta Ton Gas Metana per Tahun, Siap Jadi Sumber Energi Alternatif
Wakil Ketua DPRD Lalu Wirajaya Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:05 WIB

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:27 WIB

NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:19 WIB

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Berita Terbaru

Suasana diskusi antara Delegasi Konsulat Amerika Serikat dan Bupati serta perangkat daerah Kabupaten Sumbawa terkait tambang rakyat Lantung.

Pemerintahan

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:19 WIB