Skandal Suap DPD RI: Dua Senator NTB Diduga Kecipratan Dollar Haram, Pemuda NTB Kepung Kantor DPD di Mataram

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Suasana Kantor Perwakilan DPD RI NTB diwarnai aksi teaterikal Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB, Jumat (19/9/2025). Mereka menggelar protes dengan bentangan spanduk kain sepanjang 200 meter, menyoroti dugaan dua anggota DPD RI asal NTB yang kecipratan uang suap dalam pemilihan Ketua DPD RI periode 2024-2029.

Nama Muhammad Rifky Farabi dan Mirah Midadan Fahmid pun disebut-sebut dalam aksi itu. Menurut koalisi, keduanya masuk dalam daftar 95 anggota DPD RI yang diduga menerima serangan fajar untuk melicinkan proses pemilihan Ketua DPD.

Kasus ini pertama kali mencuat ketika mantan staf DPD RI, Fithrat Irfan, melaporkan dugaan praktik suap ke KPK. Dalam laporannya, ia mengungkapkan ada anggota DPD yang menerima total 13.000 dolar AS sekitar Rp210 juta per orang dengan rincian 5.000 dolar untuk pemilihan Ketua DPD dan 8.000 dolar untuk pemilihan Wakil Ketua MPR RI dari unsur DPD.

Baca Juga :  Museum NTB Ikut Pameran Nasional di Surabaya, Pamerkan Naskah Kuno, Kain Kebudayaan Mbojo, Samawa dan Sasak 

“Modusnya jelas, uang dibagikan door to door ke setiap ruangan anggota DPD,” ungkap Irfan dalam laporan tersebut.

Koordinator Koalisi Pemuda dan Rakyat NTB, Saidin, menegaskan aksi ini digelar sebagai bentuk kecaman keras terhadap dua senator asal NTB.

“Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk protes atas sikap dua anggota DPD RI asal NTB yang berdasarkan data, diduga kuat menerima aliran dana suap pemilihan Ketua DPD RI,” kata Saidin di sela aksi.

Ia mendesak KPK untuk segera turun tangan dan membuka perkembangan penyidikan secara transparan. Menurutnya, bukti sudah sangat jelas karena bersumber langsung dari orang dalam DPD.

“Kami percaya KPK tidak akan main-main. Publik berhak tahu sejauh mana penanganan kasus ini,” tegasnya.

Lebih jauh, Saidin menilai tindakan dua senator NTB itu telah mencoreng nama daerah di pentas politik nasional.

Baca Juga :  Antusiasnya 70 Siswa SMA di Bima Ikut Pelatihan Jurnalis Milenial TBM Sarangge Baca

“Jujur, kami malu. Mereka itu wajah NTB di Senayan, tapi justru mempermalukan daerah dengan menerima suap,” pungkasnya.

Koalisi juga menantang Rifky dan Mirah untuk berani tampil ke publik dan menjelaskan duduk perkara dugaan suap tersebut.

Aksi ini disebut tidak akan berhenti di sini. Saidin memastikan akan ada gelombang aksi lanjutan di berbagai titik hingga KPK benar-benar membuka proses hukum atas kasus ini.

Sementara itu, data yang dihimpun menyebutkan, dugaan aliran dana suap menyasar setidaknya 95 anggota DPD dari berbagai daerah. Papua tercatat paling banyak dengan 18 orang, disusul Sulawesi (14), Kalimantan (12), Sumatera (7), Riau-Kepri (7), NTT-NTB (5), Jawa Barat-Banten (5), Jawa Tengah (5), Maluku (4), Bengkulu (2), Jawa Timur (1), dan DKI Jakarta (1). Sisanya berasal dari Aceh, Jambi, Lampung, hingga Bangka Belitung.

 

Berita Terkait

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa
Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan
Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA
NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat
KPU NTB dan Bawaslu NTB Touring Monitoring Coktas di Lombok Utara, Pastikan Data Pemilih Akurat
TPA Kebon Kongok di NTB Berpotensi Hasilkan 9 Juta Ton Gas Metana per Tahun, Siap Jadi Sumber Energi Alternatif
Wakil Ketua DPRD Lalu Wirajaya Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi
Berita ini 245 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:05 WIB

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:27 WIB

NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:19 WIB

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Berita Terbaru

Suasana diskusi antara Delegasi Konsulat Amerika Serikat dan Bupati serta perangkat daerah Kabupaten Sumbawa terkait tambang rakyat Lantung.

Pemerintahan

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:19 WIB