83% Gen Z Salah Bedakan Hoaks dengan Fakta, PWI NTB Pasang Alarm

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Aula Fakultas Pertanian Universitas Mataram mendadak riuh pada Senin (8/9/2025). Ratusan pelajar SMA/SMK/MA se-Pulau Lombok dan perwakilan BEM fakultas di Unram tumpah ruah mengikuti seminar bertajuk ‘Generasi Z dan Jurnalistik Partisipatif: Antara Fakta, Opini, dan Hoaks’ yang digelar Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sativa.

Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, Fahrul Mustofa, hadir sebagai pembicara tunggal. Kehadirannya disambut antusias para peserta, yang sebagian besar merupakan Generasi Z kelompok yang dinilai paling rawan menjadi korban berita palsu.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Faperta Unram, Mahardika Rizqi Himawan, menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

“Kami mendukung LPM selaku lembaga pers kampus turut berperan untuk mengedukasi mahasiswa NTB. Ini agar di Unram, ke depan tidak ada lagi yang terpapar berita hoaks,” ujarnya.

Baca Juga :  #SaveNTBS Meledak, Gubernur NTB LMI Didesak Singkirkan Jejak Rezim Lama dari Bank Daerah

Dalam paparannya, Fahrul mengungkapkan fakta mencengangkan. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), jumlah konten hoaks meningkat hingga 10 kali lipat menjelang Pemilu 2024.

Namun, di sisi lain, literasi digital masyarakat Indonesia masih rendah. “Sejauh ini tingkat literasi digital kita hanya 62 persen, kalah dari rata-rata ASEAN yang sudah 70 persen,” jelas Fahrul, yang juga Ketua Forum Wartawan Parlemen NTB.

Mengutip riset kolaboratif Deakin University Australia dan UGM, Fahrul menyebutkan bahwa sebagian besar Generasi Z di Indonesia (83%) tidak mampu membedakan fakta dan hoaks.

“Banyak di antara mereka hanya membaca judul, tanpa memverifikasi isi berita. Akibatnya, mudah terjebak propaganda,” katanya.

Riset lain dari Stanford University bahkan menemukan bahwa Gen Z sulit membedakan iklan dengan berita, serta fakta dengan opini.

“Harapannya, sumber informasi otoritatif dapat menyampaikan yang fakta,” tegasnya.

Baca Juga :  Darurat Demokrasi di Unram: Senat Diduga Jegal Kandidat Rektor, Mahasiswa dan Alumni Siap Kepung Kampus

Menurut Fahrul, literasi digital bukan sekadar kemampuan memakai gawai, melainkan mencakup empat aspek penting: kemampuan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital.

Ia menambahkan, tiga dari sepuluh orang kini merasa hidupnya frustrasi hingga rentan depresi karena terlalu lama berselancar di dunia maya.

“Era digital membuat siapa saja bisa jadi corong informasi. Karena itu, Generasi Z harus skeptis, apa pun informasi yang diterima harus dipertanyakan dan dibandingkan dengan sumber lain,” tegasnya.

Menutup materinya, Fahrul berpesan agar Generasi Z tidak hanya pasif menerima informasi, tetapi berani melawan hoaks dengan senjata literasi.

“Mahasiswa dan Gen Z harus mulai berani melawan hoaks. Tentunya dengan terlebih dahulu memeriksa kebenaran informasi melalui berbagai platform cek fakta,” tandasnya.

 

Berita Terkait

Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Konsep FELDA Malaysia untuk Pertanian NTB
Willgo Zainar Kembali Pimpin HKTI NTB, Siap Perkuat Transformasi Pertanian Modern
Ketua MPW Pemuda Pancasila NTB Eddy Sophian Hadiri Pelantikan Hanura Se-NTB, Serukan Kolaborasi
Tenun NTB Curi Panggung di IFW 2026, Karya QV by Viviana Tuai Sorotan
PKN NTB Beri Selamat Pengurus Baru Hanura, Ajak Perkuat Kolaborasi Demi Kemajuan Daerah
Umi Dinda Curi Perhatian di Indonesia Fashion Week 2026, Promosikan Tenun NTB ke Panggung Nasional
Gubernur Iqbal Bongkar Peran Prabowo dan OSO di Balik Keputusannya Maju Pilgub NTB
Dihadiri Iqbal-Dinda, Hanura Pastikan Dukung Iqbal Jika Kembali Bertarung di Pilkada NTB
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Konsep FELDA Malaysia untuk Pertanian NTB

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Willgo Zainar Kembali Pimpin HKTI NTB, Siap Perkuat Transformasi Pertanian Modern

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:29 WIB

Ketua MPW Pemuda Pancasila NTB Eddy Sophian Hadiri Pelantikan Hanura Se-NTB, Serukan Kolaborasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Tenun NTB Curi Panggung di IFW 2026, Karya QV by Viviana Tuai Sorotan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:45 WIB

PKN NTB Beri Selamat Pengurus Baru Hanura, Ajak Perkuat Kolaborasi Demi Kemajuan Daerah

Berita Terbaru