‘IPR Jadi Bara Panas di NTB,’ Demo Pro-Legal vs Laskar NTB Nyaris Bikin Kantor Gubernur Jadi Arena Gladiator

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 08:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Aksi damai ratusan massa Koalisi Rakyat, Kasta NTB, dan KNPI NTB di depan Kantor Gubernur NTB, Rabu (3/9/2025), mendadak berubah jadi panas membara. Tuntutan percepatan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yang awalnya disuarakan dengan tertib, mendadak ricuh setelah sekelompok orang berseragam hitam yang mengaku bagian dari Laskar NTB datang dengan mobil, turun sambil membawa balok kayu, dan memprovokasi massa aksi.

Awalnya, aksi berlangsung damai. Massa hanya ingin satu hal yakni Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal segera menerbitkan seluruh IPR yang macet.

“Tuntutan kami cuma satu percepat semua izin IPR. Ini hak rakyat, jangan diperlambat,” teriak Taufik Hidayat yang akrab disapa Opick.

Baca Juga :  NTB Rusuh Lagi! Seruan Damai Gubernur Iqbal Gagal Redam Konflik IPR, LSM dan OKP Bergerak Lawan Premanisme

Namun sekitar pukul 14: 30 WITA, suasana berubah drastis. Beberapa mobil berisi pria berseragam hitam datang, turun sambil menenteng balok kayu. Teriakan menolak provokasi terdengar, tapi ketegangan tak bisa dihindari. Massa aksi yang awalnya damai langsung terpancing emosi. Bentrok nyaris pecah di depan Kantor Gubernur NTB.

Untung saja, aparat kepolisian dan TNI yang berjaga sigap memisahkan kedua kubu. Beberapa detik saja terlambat, situasinya bisa jadi perang terbuka di halaman Kantor Gubernur.

Yang membuat situasi semakin ironis, kericuhan ini terjadi tepat saat Rapat Paripurna DPRD NTB sedang berlangsung di Ruang Rinjani. Saat para pejabat sibuk membahas RAPBD-P 2025, di luar massa nyaris saling lempar balok kayu.

Opick mengecam keras aksi provokasi yang diduga dilakukan oleh oknum Laskar NTB tersebut. Menurutnya, tindakan semacam ini menciderai demokrasi dan merusak marwah aspirasi rakyat.

Baca Juga :  Baku Hantam Cewek-Cewek Cantik Ini Berakhir Pelukan, Kapolres Bima Kota: Tenang, Ada RJ

“Kami menyesalkan tindakan ini. Aspirasi rakyat tidak boleh dibungkam dengan intimidasi. Apa pun yang terjadi, kami akan tetap memperjuangkan percepatan izin IPR,” tegasnya.

Koalisi Rakyat menegaskan, jika Gubernur tidak segera menerbitkan izin IPR, mereka akan turun dengan kekuatan lebih besar.

“Kalau IPR tidak juga diterbitkan, jangan salahkan kami kalau aksi berikutnya jauh lebih besar,” ancam salah satu korlap aksi dari Kasta NTB.

Hingga berita ini ditulis, pihak Pemprov NTB belum memberikan keterangan resmi soal percepatan penerbitan IPR maupun insiden nyaris bentrok tersebut.

 

Berita Terkait

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT
HUT ke-81, Iqbal Sentil Pembangunan Lombok Tengah: Jangan Cuma Hebat Tiga Hari Saat MotoGP
Jalan Rusak di Bima Ditimbun Polisi, Dinas PU NTB Sebut Perbaikan Oktober dari APBD-P
Berita ini 186 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10 WIB

NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi

Berita Terbaru