Empat Kawasan Ini Siap Jadi Magnet Ekonomi, Wagub NTB Ngode ke Pusat: Prioritaskan Kami Dong

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 15:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Indah Dhamayanti Putri, menegaskan bahwa program transmigrasi masih menjadi salah satu solusi kunci menghadapi berbagai tantangan pembangunan nasional. Menurutnya, transmigrasi bukan sekadar pemindahan penduduk, tetapi strategi jangka panjang yang mampu menjawab persoalan urbanisasi, ketimpangan antarwilayah, lapangan kerja, hingga ketahanan pangan nasional.

“Kita berhadapan dengan realitas urbanisasi, ketimpangan wilayah, keterbatasan lapangan kerja, dan kebutuhan pangan nasional. Karena itu, pembangunan kawasan transmigrasi harus dilihat sebagai solusi strategis yang selaras dengan RPJMN 2025-2029,” tegas Wagub Indah dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Tahun 2025 di Hotel Lombok Raya, Mataram, Jumat (29/8/2025).

Baca Juga :  Pemuda NTB Dilatih Jadi Sultan, Biar 2045 Bisa Beli Pulau Sendiri

Saat ini, NTB memiliki empat kawasan transmigrasi utama yakni Selaparang (Kabupaten Lombok Timur), Tambora (Kabupaten Bima), Labangka (Kabupaten Sumbawa), Sekongkang (Kabupaten Sumbawa Barat)

Wagub Indah menegaskan bahwa NTB layak mendapatkan perhatian lebih dalam kebijakan transmigrasi nasional.

“Kami berharap NTB tetap menjadi prioritas dalam pengembangan program transmigrasi, agar pemerataan pembangunan benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia.

Menurutnya, transmigrasi kini memiliki paradigma baru bukan sekadar memindahkan penduduk, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan pembangunan, penciptaan kawasan ekonomi produktif, dan peningkatan kesejahteraan berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Serah Terima Pataka, Pria Asal Lombok Timur Resmi Duduki Kursi Kapolda NTB

“Transmigrasi harus menjadi magnet ekonomi baru. Tantangan kita adalah mengubah persepsi masyarakat dan memastikan para transmigran merasa betah serta berkembang di lokasi baru,” ujar Iftitah.

Sebagai bentuk keseriusan, Kementerian Transmigrasi telah melepas 2.000 anggota Tim Ekspedisi Patriot (TEP). Tim ini akan memetakan potensi ekonomi di setiap kawasan transmigrasi, termasuk di NTB, agar kebijakan pembangunan lebih tepat sasaran.

Dengan paradigma baru ini, pemerintah berharap transmigrasi mampu menjadi motor penggerak pembangunan di daerah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional.

Bagi NTB, program ini diharapkan membuka peluang kerja baru, mengurangi kesenjangan antarwilayah, dan mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru di luar kota besar.

Berita Terkait

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera
Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi
KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat
Operasi Narkoba di Hiburan Malam Senggigi: 21 Orang Positif, Sabu dan 23 Butir Inex Disita
Sumbawa Produksi 650 Ribu Ton Jagung, Limbahnya Dibidik Jadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomi
PSOI NTB Optimistis Bidik Emas di PON 2028, Kejurnas Jadi Ajang Ukur Kekuatan Lawan
Atlet PSOI NTB Torehkan Prestasi di Kejurnas dan LSI Bali, Ini Daftar Nama dan Peraih Medali
Atlet PSOI NTB Bronson Meydi Borong Emas di Kejurnas dan Liga Surfing Indonesia di Bali
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:38 WIB

KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:40 WIB

Operasi Narkoba di Hiburan Malam Senggigi: 21 Orang Positif, Sabu dan 23 Butir Inex Disita

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Sumbawa Produksi 650 Ribu Ton Jagung, Limbahnya Dibidik Jadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomi

Berita Terbaru