Cinta Terlarang Berujung Tangkap Tangan: Pemerkosa Dua Korban di Bima Kini Menikmati ‘Madu Pahit’ di Balik Jeruji

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Drama pengejaran berakhir penangkapan. Tim Opsnal Polsek Sape Polres Bima Kota akhirnya berhasil meringkus HE alias IBI (22), seorang petani asal Dusun Kowo Barat, Desa Kowo, Kecamatan Sape, yang diduga kuat terlibat kasus pemerkosaan terhadap dua korban sekaligus.

Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan di rumah terduga pelaku pada Minggu (24/8/2025) malam sekitar pukul 19.30 WITA. Suasana Desa Kowo sempat tegang ketika polisi melakukan penyergapan, namun aksi berlangsung mulus dan aman terkendali.

Baca Juga :  Polsek Ambalawi Gerebek Arena Sabung Ayam, Para Penjudi Kabur Kocar-Kacir

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sape AKP Sirajuddin, S.H., menegaskan bahwa terduga pelaku langsung diamankan dan kini dititipkan sementara di Polsek Lambu. Selanjutnya, kasus akan dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Bima Kota untuk proses penyidikan mendalam.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan seksual. Setiap laporan akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas AKP Sirajuddin.

Baca Juga :  Lima Tahun, Gadis di Bima Diduga Dijadikan Budak Seks Oknum Polisi Polres Bima Kota

Polres Bima Kota juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam melindungi perempuan dan anak dari ancaman kekerasan serta kejahatan seksual.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi siapa saja, bahwa kejahatan seksual tak akan pernah dibiarkan, dan pelaku akan diburu sampai ke ujung dunia.

 

Berita Terkait

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Berita Terbaru