Gempur Stunting dari Dapur, Desa Labuan Lombok Digasak Pelatihan Olahan Ikan dan Gerakan GEMARIKAN

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Timur – Upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menekan angka stunting terus digencarkan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kali ini, Dinas Kelautan dan Perikanan NTB berkolaborasi dengan TP PKK Lombok Timur, TP PKK Provinsi NTB, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) NTB dan DWP Dislutkan, menggelar Pelatihan Olahan Produk Ikan sekaligus Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) di Desa Labuan Lombok, Lombok Timur, Jumat (15/8).

Kegiatan ini menjadi ajang edukasi sekaligus praktik langsung bagi masyarakat untuk memanfaatkan potensi ikan sebagai sumber pangan bergizi, murah, dan mudah diolah.

Baca Juga :  Mengikis Konstitusionalisme Melalui Politik Anggaran: Dilema Program Strategis Nasional dan Amanat Konstitusi

Ketua TP PKK Provinsi NTB, Ny. Hj. Sinta M. Iqbal, dalam sambutannya menekankan pentingnya konsumsi ikan dalam menjaga kesehatan dan mendukung kecerdasan generasi mendatang.

“Ikan adalah sumber protein yang sangat baik untuk tumbuh kembang anak. Melalui pelatihan dan sosialisasi GEMARIKAN ini, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin gemar makan ikan, sehingga ketahanan pangan keluarga terjaga dan stunting bisa kita cegah bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Lapar Membawa ke Lapas: Kisah Perempuan Muda Sumbawa Jual Motor Pinjaman Demi Bertahan Hidup di Mataram

Selain memberikan wawasan gizi, pelatihan ini juga menghadirkan praktik pembuatan berbagai olahan ikan bernilai tambah, sehingga masyarakat tidak hanya konsumtif tetapi juga berpotensi mengembangkan usaha rumahan berbasis produk perikanan.

Dengan langkah nyata ini, Desa Labuan Lombok diharapkan menjadi salah satu pionir dalam gerakan GEMARIKAN, serta ikut mendukung visi besar ‘NTB Makmur dan Mendunia’ melalui ketahanan pangan keluarga yang sehat, kuat, dan cerdas.

 

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru