Bukan Sekadar Karangan Bunga, Polres Dompu Kirim Pasukan Redam Gejolak Warga Sori Sakolo, Keadilan Siap Ditegakkan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 05:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu– Suasana duka menyelimuti Desa Sori Sakolo, Kecamatan Dompu, Minggu (10/8/2025), usai peristiwa tragis yang merenggut nyawa AR akibat penganiayaan menggunakan senjata tajam. Tak ingin situasi memanas, jajaran Polres Dompu bergerak cepat mendatangi rumah duka.

Kehadiran polisi, yang dipimpin Kabag Ops Polres Dompu bersama Kapolsek Dompu dan KBO Intelkam, bukan sekadar menyampaikan belasungkawa. Mereka juga membangun komunikasi langsung dengan tokoh masyarakat dan keluarga korban, memastikan situasi tetap aman pasca tragedi.

Baca Juga :  MK Putuskan Kritik Pemerintah 'Sah' Secara Hukum, Demokrasi Tak Boleh Bungkam Rakyat

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid SIK, menegaskan langkah ini sebagai upaya mencegah gesekan sosial.

“Kami mengajak semua pihak menyerahkan penanganan kasus ini kepada kepolisian. Potensi konflik sosial harus kita hindari bersama,” ujarnya.

Dalam dialog hangat di tengah suasana berduka, aparat kepolisian mendapat dukungan penuh dari tokoh masyarakat. Sementara itu, terduga pelaku sudah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polres Dompu.

Baca Juga :  Selamat HUT Kota Bima Ke-23, DPRD NTB Dukung Kepemimpinan H Man-Feri, Marga Harun: Kota Bima Pasti Lebih Baik

Kombes Kholid memastikan, proses hukum akan berjalan tanpa pandang bulu.

“Polri berkomitmen menangani kasus ini secara profesional dan transparan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga kondusivitas,” tegasnya.

Langkah cepat ini diharapkan menjadi penyejuk di tengah duka, sekaligus sinyal kuat bahwa keadilan akan ditegakkan tanpa kompromi.

 

Berita Terkait

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB