Mabuknya Bikin Ribut, Sadarnya di Mapolsek: Drama Tengah Malam Remaja Majeluk Kota Mataram

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Suasana malam di Lingkungan Majeluk, Kelurahan Pejanggik, Kota Mataram, mendadak ricuh, Senin (4/8/2025). Seorang remaja berinisial AF (18) diduga dalam kondisi mabuk membuat kegaduhan hingga meresahkan warga.

Tak ingin keributan berlarut, keluarga bersama warga akhirnya meminta bantuan aparat untuk menenangkan situasi. Polsek Mataram yang menerima laporan langsung mengerahkan personel piket bersama Bhabinkamtibmas Pejanggik, Aiptu Nyoman Gede Budiarta, menuju lokasi.

Baca Juga :  Banjir dan Tanah Longsor Melanda Lombok, Polda NTB Turun Tangan Bantu Warga Terdampak Bencana Alam

“AF kami amankan di Mapolsek Mataram untuk pembinaan. Dugaan sementara, dia dipengaruhi minuman keras,” jelas Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, SH, Selasa (5/8/2025).

Proses penanganan dilakukan secara persuasif. Disaksikan Ketua RT setempat, keluarga, dan Bhabinkamtibmas, AF mendapat nasihat agar tidak mengulangi perbuatannya. Sebagai bentuk komitmen, ia menandatangani surat pernyataan yang berisi janji untuk menjaga ketertiban.

“Kalau kembali bikin onar, proses hukum akan ditempuh,” tegas Kapolsek.

Baca Juga :  Anggota DPD RI Mira Midadan Sampaikan Ucapan Selamat Atas Pelantikan Kepala Daerah di NTB, Ingatkan Pererat Kebersamaan dan Kolaborasi

Usai pembinaan, AF diserahkan kembali kepada orang tuanya untuk diawasi lebih ketat di rumah. Kapolsek Mataram pun mengingatkan peran penting keluarga dalam mencegah perilaku menyimpang di kalangan remaja.

“Kita semua punya tanggung jawab menjaga lingkungan tetap aman. Orang tua harus menjadi benteng pertama bagi anak-anak dari pengaruh buruk pergaulan,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru