Wagub NTB Disambangi Alumni Lemhannas: Bahas Merarik Kodeq, Tradisi atau ‘Kecolongan’?

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP., menerima kunjungan audiensi dari pengurus Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKA Lemhannas) DPD NTB pada Kamis (24/7/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Wagub menyampaikan keyakinannya bahwa peran IKA Lemhannas dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan kelompok-kelompok strategis eksternal dalam menyikapi isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.

“Alhamdulillah, dengan kapasitas dan latar belakang keilmuan para alumni Lemhannas, saya percaya akan banyak masukan positif, terutama terkait isu-isu penting seperti pembatasan usia pernikahan dan kekerasan terhadap perempuan,” ujar Wagub.

Baca Juga :  Silaturahmi dengan NW, Gubernur NTB Tegaskan Komitmen Meningkatkan Ekonomi Umat

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kehadiran kelompok-kelompok pemikir di luar birokrasi sangat penting sebagai mitra kritis dalam menyampaikan analisis, kajian, dan evaluasi demi mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Pada kesempatan itu, pengurus IKA Lemhannas NTB juga melaporkan hasil Musyawarah Daerah (Musda) yang telah menetapkan ketua baru, sekaligus menyampaikan undangan resmi kepada Wagub untuk hadir dan membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan Seminar yang akan digelar pada Senin, 28 Juli 2025 di STIKES Mataram.

Baca Juga :  Wali Kota Bima: Budaya Rimpu Bukan Hanya Warisan Masa Lalu, Tapi Kunci Menatap Masa Depan

Seminar tersebut mengusung tema “Problematika Merarik Kodeq: Tradisi atau Jalan Tengah?”, yang dinilai sangat relevan dengan isu sosial-budaya yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi NTB, khususnya dalam hal perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Wagub menyambut baik pelaksanaan seminar tersebut dan berharap kegiatan ini dapat merumuskan rekomendasi strategis guna memperkuat kebijakan daerah yang inklusif dan berpihak pada nilai-nilai perlindungan masyarakat.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB