Laporan Masuk Sejak April 2024, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Dewan Dompu Masih Tahap Penyelidikan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 30 Juni 2025 - 10:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Kasus dugaan penggunaan ijazah palsu kembali menggemparkan Dompu. Kali ini, sorotan tertuju pada salah satu anggota DPRD Dompu terpilih dari Partai Bulan Bintang (PBB) berinisial Erw. Laporan resmi terhadap Erw dilayangkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Fokus Untuk Keadilan dan Transparansi (FKT) Provinsi NTB ke Polres Dompu pada 24 April 2024.

Kasus ini tak hanya menjadi perbincangan masyarakat, tetapi juga menyulut aksi unjuk rasa dari Front Pemerhati Sosial (FPS) NTB di depan Mapolda NTB. Mereka mendesak Polda NTB untuk ikut mengawal dan mengawasi secara ketat proses hukum di Polres Dompu. FPS NTB menyatakan kekhawatiran atas potensi lambannya penanganan perkara tersebut, yang dikhawatirkan dapat menggerus kepercayaan publik terhadap kinerja penyidik Polres Dompu.

Baca Juga :  Jelang MotoGP 2026, DPRD NTB Soroti Kesiapan Mandalika dan Dampaknya bagi Ekonomi Masyarakat

Namun hingga saat ini, perkembangan kasus tersebut masih belum menunjukkan kejelasan. Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Dompu, Zuharis, mengaku belum mengetahui adanya laporan tersebut.

“Nanti saya tanyakan dulu soalnya saya belum tahu laporan itu,” ujarnya singkat saat dihubungi media ini pada Sabtu (22/6/2025).

Upaya untuk memperoleh keterangan dari Kasat Reskrim Polres Dompu, Ramli, juga belum membuahkan hasil. Pesan WhatsApp yang dikirimkan oleh wartawan hingga berita ini diturunkan belum direspons.

Baca Juga :  Polres Dompu Angkut 3 Ton Beras untuk Gerakan Pangan Murah, Harga Cuma Rp58 Ribu per Karung

Hingga Senin (30/6), redaksi kembali menghubungi Kasi Humas untuk meminta perkembangan terbaru, namun belum mendapat jawaban.

Barulah setelah berita di dipublikasikan, dengan judul ‘Polres Dompu Bungkam Soal Laporan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD’ Polres Dompu Melalui Kasi Humas Zuharis akhirnya memberikan respons melalui WhatsApp. “Masih tahap penyelidikan,” katanya singkat.

Publik kini menanti langkah tegas dan transparan dari aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus yang menyangkut integritas wakil rakyat ini. Proses hukum yang jelas dan adil dinilai sangat penting demi menjaga marwah lembaga legislatif serta kepercayaan terhadap proses demokrasi di tingkat daerah.

Berita Terkait

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB