Bukan Cuma Daun, Kelor Bisa Jadi Nugget! BRIDA dan FATEPA Unram Gaspol Riset Pangan Ajaib NTB

Avatar

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Tim Kelompok Kerja (Pokja) Riset Bidang Ekonomi dan Pembangunan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB menerima kunjungan dari Fakultas Teknologi Pangan (FATEPA) Universitas Mataram, Senin (16/06). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi berkelanjutan yang telah memasuki pertemuan keempat.

Fokus utama kali ini adalah pembahasan pengembangan tiga komoditas unggulan daerah yakni nira aren, rumput laut, dan kelor. Ketiga komoditas tersebut rencananya akan diusulkan masuk dalam agenda perencanaan tahun 2026, dengan target pengembangan ekosistem dari hulu hingga hilir.

Dalam paparannya, Dr. Kurniawan Yuniarto bersama tim menyoroti potensi besar nira aren sebagai bahan baku minuman fungsional siap saji. Namun, tantangan yang mengemuka adalah belum tersedianya teknologi pengawetan yang mampu menjaga kualitas nira segar (fresh) dengan grade A.

Baca Juga :  Hasil Riset: Kurma Dunia Ternyata Hanya Bisa Tumbuh Subur di NTB dan NTT, Bima-Dompu Siap Jadi Primadona Baru

Menanggapi hal itu, pihak BRIDA menekankan pentingnya pembangunan sistem spasial berbasis komoditas yang didukung kolaborasi data lintas lembaga. Ke depan, arah kerja sama akan difokuskan pada pemetaan potensi, strategi hilirisasi, serta integrasi dengan sistem informasi perencanaan daerah.

Sementara itu, Mutia Devi Ariyana dari FATEPA memaparkan berbagai inovasi olahan rumput laut, seperti beras analog, roti fungsional, yoghurt sinbiotik berbasis jagung dan Eucheuma spinosum, serta produk protein seperti bakso, nugget, dan sosis. Tantangan utamanya adalah pada aspek pengemasan dan daya simpan, terutama untuk mendukung skala pasar UMKM.

Tak kalah menarik, Siska Cicilia juga memaparkan potensi kelor sebagai superfood lokal yang menjanjikan. Beberapa produk inovatif yang tengah dikembangkan antara lain jelly drink, selai kelor-nanas, dan nugget ikan berbahan tepung kelor. Meski demikian, produk-produk tersebut masih memerlukan reformulasi, khususnya dalam hal rasa dan aroma.

Baca Juga :  Kurma KLU Tembus 7 Besar Dunia, BRIDA NTB Pacu Riset dan Kultur Jaringan untuk Jadi Pusat Kurma Indonesia Global

Koordinator Tim Kerja Ekonomi dan Pembangunan BRIDA NTB menegaskan bahwa riset atas ketiga komoditas ini tidak akan berhenti di tataran kajian. BRIDA akan mengawal hingga tahap implementasi melalui skema riset terapan berbasis lokus.

“Untuk memperkuat argumentasi perencanaan dan anggaran lintas sektor, BRIDA bersama mitra riset tengah menyusun policy brief sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan ke depan,” tandasnya.

 

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru