ASN Baru Wajib Bawa Pohon! Pemkot Bima: Sebelum Tanam Karier, Tanam Dulu Ketapang

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima Kota- Dalam upaya mendukung program unggulan ‘Kota Bima BISA’ yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan, Pemerintah Kota Bima mengeluarkan imbauan khusus kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru dilantik.

Baik ASN dari formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), diminta untuk menyumbangkan minimal satu bibit pohon sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap penghijauan kota.

Baca Juga :  Gubernur NTB Iqbal: Saya Akan Merawat Bima Seperti Kampung Halaman Sendiri

Pemkot Bima merekomendasikan agar para ASN memilih jenis pohon peneduh yang tahan cuaca ekstrem dan cocok untuk lingkungan perkotaan. Di antaranya pohon Ketapang Kencana, Tabebuya, Trembesi, atau jenis pohon lokal lain yang memiliki daya serap karbon tinggi.

“Ini adalah bagian dari komitmen kita bersama untuk menjadikan Kota Bima sebagai kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Aksi kecil dari setiap ASN akan berdampak besar dalam jangka panjang. Sebelum Tanam Karier, Tanam Dulu Pohon,” ujar Diskominfotik Pemkot Bima Mahfud. Kamis (12/06).

Baca Juga :  Gema Rimpu Kota Bima Menggetarkan Nusantara: Festival Mantika Jadi Ikon Baru Budaya Nasional

Bibit pohon yang akan disumbangkan para ASN dapat dikumpulkan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bima.

Langkah ini tidak hanya dimaksudkan sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab sosial ASN dalam membangun kota yang lebih hijau dan sehat untuk generasi mendatang.

 

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB