Polemik Direksi Bank NTB Syariah Memanas! Isvie Mendesak Transparansi, Gubernur Miq Iqbal Jawab Begini

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Polemik seputar desakan pembatalan rekomendasi tujuh nama calon direksi Bank NTB Syariah makin menghangat. Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda, secara terbuka menyampaikan kritik tajam terhadap proses seleksi dan meminta Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, sebagai pemegang saham mayoritas, untuk bersikap tegas dan mendengar aspirasi publik.

Gubernur Iqbal akhirnya angkat bicara merespons komentar Ketua DPRD tersebut. Saat dihubungi media ini mengenai desakan dan kritik yang dilontarkan Isvie, Gubernur NTB yang akrab disapa Miq Iqbal menjawab singkat, “Nanti pasti saya jelaskan ke DPRD soal ini,”katanya. Selasa (10/06) malam.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai waktu penyampaian penjelasan tersebut, Miq Iqbal hanya menegaskan bahwa dirinya memiliki komunikasi yang baik dengan legislatif. “Saya kan selalu komunikasi dengan DPRD,” ujarnya, menutup Komunikasi.

Sebelumnya, Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda, meminta agar Gubernur segera mengambil langkah serius. Ia menyarankan agar seluruh anggota Panitia Seleksi (Pansel) Direksi Bank NTB Syariah segera dipanggil untuk mengklarifikasi dinamika internal yang terjadi, terutama setelah munculnya pendapat berbeda (dissenting opinion) dari salah satu anggota tim, Prof. Zainal Asikin.

Baca Juga :  Bank Mandiri Kucurkan Rp250 Juta untuk 10 KDMP NTB, Desa Semoyang Jadi Percontohan Koperasi Desa

“Baiknya, untuk meredakan kegaduhan, Pak Gubernur harus secepatnya memanggil seluruh anggota Pansel. Ini karena enggak baik, jika di internal Pansel sampai keluar adanya perbedaan pendapat atas hasilnya,” ujar Isvie melalui sambungan telepon.

Tak hanya itu, Isvie juga menyoroti peran Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) yang menjadi mitra teknis dalam proses seleksi. Ia mendesak agar seluruh proses administrasi dan hasil assessment yang dilakukan LPPI dibuka secara transparan ke publik.

“Jadi, wajar setiap hasil kerja yang sudah dilakukan, harus dibuka ke publik. Ini bagian dari transparansi penggunaan uang daerah yang mesti dipertanggungjawabkan satu rupiah di dalamnya,” tegas politisi Partai Golkar itu.

Baca Juga :  Diduga Terjadi Pemurtadan Dibalik Bantuan Gempa Lombok Oleh Turis Asing

Menurut Isvie, sebagai bank milik daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat NTB, proses seleksi manajemen Bank NTB Syariah semestinya memberi ruang besar bagi putra-putri daerah yang memiliki kapasitas dan integritas. Ia mencontohkan beberapa bank daerah seperti Bank Jatim, Bank DKI, dan Bank BJB, yang dalam proses seleksi manajemennya memberi prioritas pada warga lokal yang kompeten.

“Harapan saya, saat perekrutan kali ini, Pansel juga mengedepankan dan mengadopsi cara-cara bank daerah di wilayah lain yang juga memberikan kesempatan seluas-luasnya pada warganya yang memenuhi kriteria,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan Gubernur agar memperhatikan masukan masyarakat demi menjaga kredibilitas proses seleksi.

“Silakan timsel bekerja secara profesional. Tapi sampaikan juga secara terbuka setiap hasilnya. Intinya, jangan ada yang ditutupi, bila perlu beri nilai khusus pada putra-putri terbaik yang memenuhi persyaratan sebagai calon komisaris dan direksi ke depannya,” tandas Isvie.

 

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 565 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru