SUMBAWAPOST.com, Dompu- Malam yang biasanya tenang di Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa, mendadak gempar. Suasana sunyi itu pecah oleh langkah tegas aparat kepolisian yang menggelar operasi rahasia. Dalam penggerebekan yang berlangsung penuh kewaspadaan, tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu berhasil menangkap dua pria yang diduga kuat sebagai pengedar narkotika jenis sabu.
Aksi penangkapan berlangsung sekitar pukul 22.00 WITA, menyusul laporan warga yang resah atas aktivitas mencurigakan di sebuah rumah di Dusun Permata Hijau lokasi yang diduga kerap menjadi tempat transaksi narkoba, merusak masa depan generasi muda.
Kedua terduga pelaku, yakni W (33), seorang petani asal Doromelo, dan RR (26), wiraswasta asal Soriutu, dibekuk dalam sebuah penggerebekan yang menegangkan. Keduanya sempat mencoba melarikan diri melalui pintu samping rumah saat menyadari kedatangan polisi. Namun, upaya pelarian itu berhasil digagalkan berkat strategi pengepungan dari berbagai arah yang telah disiapkan aparat.
“Ini bagian dari komitmen kami memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Dompu. Kami akan terus bergerak atas dasar laporan masyarakat, demi menyelamatkan anak-anak bangsa,” ujar Kasat Narkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., melalui Kasi Humas Polres Dompu AKP Zuharis, S.H. Jum’at (30/05).
Dari hasil penggeledahan yang dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh dua saksi umum, petugas menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya delapan poket sabu dengan total berat bruto 2,72 gram dan netto 0,54 gram, dua unit handphone, pipet kaca, korek api yang telah dimodifikasi, uang tunai sebesar Rp915 ribu, serta sejumlah klip plastik kosong yang biasa digunakan untuk mengemas sabu.
Dalam pemeriksaan awal, terungkap modus operandi para pelaku yang diduga menjadi bagian dari jaringan pengedar sabu yang beroperasi di wilayah Desa Lanci Jaya dan sekitarnya.
Zuharis, menegaskan sikap tegas kepolisian terhadap segala bentuk peredaran narkoba.
“Kami mengapresiasi keberanian masyarakat dalam melapor. Tanpa peran aktif mereka, pengungkapan kasus seperti ini tidak akan maksimal. Kami pastikan, setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional. Narkoba adalah musuh bersama,” tegas Kapolres dalam pernyataan resminya.
Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Dompu untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut.
Langkah cepat dan terukur ini kembali menegaskan keseriusan Polres Dompu dalam memerangi peredaran narkotika. Lebih dari sekadar operasi penangkapan, penggerebekan ini menjadi simbol kuat bahwa aparat dan masyarakat bersatu dalam menjaga bumi Dompu dari bahaya narkoba. Di tengah tantangan yang kian kompleks, harapan akan Dompu yang bersih, aman, dan berdaya kembali menyala.










