Dua Warga Dompu Masuk Bui Akibat Main Bacok: Satu Tersinggung Sapi Injak Jagung, Satu Murka Dituduh Mencuri

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 16:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Kepolisian Resor (Polres) Dompu menggelar konferensi pers terkait hasil pelaksanaan Operasi Pekat II Gatarin 2025 yang berlangsung selama dua pekan terakhir. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Dompu, AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., dan dilaksanakan di depan ruang Unit Tipidter Satreskrim Polres Dompu, pada Jumat, 16 Mei 2025, sekitar pukul 14.00 WITA.

Dalam keterangan resminya, Kasi Humas Polres Dompu, AKP Zuharis, S.H., menyampaikan bahwa selama operasi berlangsung, pihak kepolisian berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku tindak pidana penganiayaan, masing-masing berinisial KM dan SW alias Oya.

“Terduga KM diamankan karena diduga melakukan penganiayaan terhadap korban MY menggunakan sebilah parang,” ujarnya. Aksi penganiayaan tersebut terjadi di wilayah Desa Songgajah, Kecamatan Kempo.

Lebih lanjut, Zuharis menjelaskan bahwa motif di balik peristiwa itu diduga karena pelaku sakit hati setelah korban menuduh sapi miliknya merusak tanaman jagung. Atas perbuatannya, KM dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Sementara itu, pelaku lainnya, SW alias Oya, juga ditangkap dalam kasus serupa. “Tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban DJ setelah merasa tidak terima dituduh mencuri di toko milik orang tua korban,” jelasnya. SW pun dikenakan pasal yang sama, yaitu Pasal 351 ayat (2) KUHP, dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara.

Baca Juga :  NTB Siapkan 37 Dapur Umum untuk Program Makan Bergizi Gratis

Kapolres Dompu, AKBP Sodikin Fahrojin Nur, dalam keterangannya mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak main hakim sendiri.
“Kami berharap seluruh warga lebih mengedepankan penyelesaian masalah secara kekeluargaan ataupun melalui jalur hukum yang berlaku. Tindakan kekerasan bukanlah solusi,” tegasnya.

Kegiatan konferensi pers ini turut dihadiri oleh Kabag Ops Polres Dompu, AKP Sudirman, S.H., M.M., serta Kasat Reskrim Polres Dompu, AKP Ramli, S.H. Selain dihadiri jajaran pejabat kepolisian, acara ini juga disaksikan oleh sejumlah wartawan dari berbagai media dan beberapa warga yang antusias mengikuti jalannya kegiatan.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, aman, dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

 

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 167 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru