Kos-Kosan Sabu di Sumbawa: Cinta Dalam Setengah Gram, Pasangan Diciduk Bersama Alat Pesta Narkoba

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 04:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa Besar – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa kembali membuktikan taringnya dalam memburu para penikmat barang haram. Kali ini, bukan hanya pria, tapi juga seorang wanita ikut terjaring dalam operasi yang digelar di sebuah kos-kosan di Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, Senin (28/04) sekitar pukul 15.00 WITA.

Dua sejoli inisial D alias D dan N alias N yang diduga lebih akrab dengan sabu ketimbang sayang-sayangan digelandang polisi bersama sederet perlengkapan pesta yang bikin geleng-geleng kepala.

Baca Juga :  Tragedi di Dompu: Ini Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan Bocah 12 Tahun Asal Wawo Bima

Kapolres Sumbawa, AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi, S.H., S.I.K., M.A.P., melalui Kasat Narkoba AKP Tamrin, S.Sos., mengungkapkan bahwa pengungkapan ini bermula dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas ‘romantis nan mencurigakan’ di salah satu kamar kos.

Tak butuh waktu lama, Tim Opsnal langsung menyergap lokasi dan menemukan pasangan tersebut lengkap dengan barang bukti: satu poket diduga sabu seberat 0,3 gram, satu pipa kaca berisi sabu seberat 1,6 gram, tiga buah sumbu, dua korek gas, dua skop plastik, satu boong (alat hisap), satu gunting, dan empat klip kosong.

Baca Juga :  Pilgub NTB 2024: Ketika Seorang Fahri Hamzah Dukung Nepotisme

“Barang-barang itu bukan perlengkapan masak mie instan, tapi jelas-jelas alat pesta sabu,” ujar Kasat dengan nada serius. Kamis (30/4).

Kini, pasangan pecinta asap kristal itu harus menikmati dinginnya jeruji besi, bukan lagi hangatnya pelukan di kamar kos. Mereka bersama barang bukti langsung digiring ke Mapolres Sumbawa untuk proses hukum lebih lanjut.

 

Berita Terkait

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa
Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan
Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA
NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat
KPU NTB dan Bawaslu NTB Touring Monitoring Coktas di Lombok Utara, Pastikan Data Pemilih Akurat
TPA Kebon Kongok di NTB Berpotensi Hasilkan 9 Juta Ton Gas Metana per Tahun, Siap Jadi Sumber Energi Alternatif
Wakil Ketua DPRD Lalu Wirajaya Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:05 WIB

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:27 WIB

NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:19 WIB

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Berita Terbaru

Suasana diskusi antara Delegasi Konsulat Amerika Serikat dan Bupati serta perangkat daerah Kabupaten Sumbawa terkait tambang rakyat Lantung.

Pemerintahan

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:19 WIB