Proyek DAK Dikbud 2024 Mandek, DPRD NTB Maman Minta Gubernur Atensi dan APH Harus Turun Tangan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 06:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima –Sorotan tajam kembali dilontarkan anggota DPRD NTB, Muhammad Aminurlah, terhadap pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2024. Politikus PAN yang akrab disapa Bang Maman ini menyoroti lambannya proyek pembangunan gedung dua lantai di SMAN 2 Bolo, Kabupaten Bima, yang dinilainya mandek tanpa progres berarti.

“Proyek dari DAK ini sudah molor parah. Keterlaluan. Pihak berwajib harus turun tangan dan mengusut tuntas. Masa dunia pendidikan di NTB seperti ini?,” tegasnya kepada media, Rabu, 9 April 2025.

Menurut Bang Maman, proyek senilai lebih dari Rp2 miliar itu baru mencapai tahap pemasangan tembok, padahal tahun anggaran sudah berjalan hampir separuh. Parahnya lagi, proyek tersebut disebut telah dua kali mengalami adendum.

“Ini bukan hal sepele. Keterlambatan ini menunjukkan ada masalah serius dalam pengelolaan. Harus ada evaluasi menyeluruh, jangan sampai proyek ini jadi ladang bancakan,” sindirnya.

Ia juga menyoroti lokasi sekolah yang berada di jalan nasional, sehingga keterlambatan pembangunan mudah terlihat oleh masyarakat yang melintas.

“Setiap hari orang lihat kondisi bangunan itu. Ini kan memalukan. Citra pendidikan kita jadi tercoreng,” tambahnya.

Lebih jauh, Bang Maman mendesak aparat penegak hukum (APH) mengusut potensi pelanggaran dalam proyek-proyek DAK Dikbud NTB. Ia menyebut adanya indikasi setoran fee kepada oknum pejabat, pengaturan pemenang tender, hingga buruknya kualitas bangunan.

“Perlu diusut peran Kadis, Kabid, PPK, dan siapa pun yang terlibat. Kalau dibiarkan, ini jadi contoh buruk untuk proyek lain,” tegasnya lagi.

Tak hanya itu, Bang Maman juga mengkritik Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yang dianggap belum mengambil langkah konkret terkait polemik ini.

Baca Juga :  Anggota DPRD NTB Abdul Rauf: Demo Rusuh Bukan Salah Rakyat, Tapi Karena Pemerintah yang Diam

“Sejak isu DAK mencuat, belum ada tindakan nyata dari Gubernur. Padahal ini menyangkut nasib pendidikan kita. Pak Gubernur, tolong beri perhatian serius,” katanya.

Ia mengingatkan, jika persoalan ini tak segera ditangani, akan menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan di NTB.

“Pendidikan ini bukan proyek coba-coba. Gubernur harus bersikap tegas. Jangan biarkan publik berspekulasi,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Dr. H. Aidy Furqan, belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi media ini.

 

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru