Wakil Bupati Lombok Tengah Sidak Puskesmas, Bongkar Pelayanan Kesehatan Bobrok yang Bikin Warga Geram

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 3 April 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah –Sehari setelah umat Muslim merayakan Hari Raya Idul fitri, Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. HM Nursiah, S.Sos., M.Si., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah puskesmas, Selasa 1 April 2025. Sidak ini mengungkap fakta mengejutkan terkait pelayanan kesehatan di tengah momen libur Lebaran.

Dalam sidaknya, Wakil Bupati mengunjungi Puskesmas Puyung, Ubung, Pringgarata, Aik Darek, Mantang, dan Kopang. Ia ingin memastikan bahwa layanan kesehatan tidak terhenti meskipun banyak tenaga kesehatan merayakan Lebaran bersama keluarga.

Namun, yang ditemui di lapangan sungguh mengejutkan. Beberapa puskesmas tampak kurang siap dalam menangani pasien, sementara sebagian tenaga kesehatan bekerja tanpa dukungan penuh. Kondisi ini memantik perhatian Wakil Bupati yang langsung memberikan instruksi tegas agar pelayanan kesehatan tidak boleh terganggu.

Baca Juga :  Viral Pernikahan Anak di Bawah Umur di Lombok Tengah, LPA Laporkan ke Polisi

“Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan mendesak yang tidak boleh berhenti, bahkan di hari libur. Saya akan menindak tegas jika ada puskesmas yang abai terhadap tugasnya,” tegas Nursiah dengan nada serius.

Di tengah sidak, Wakil Bupati juga berbincang langsung dengan warga yang mengeluhkan keterbatasan layanan di beberapa puskesmas. “Kami berharap ada peningkatan pelayanan karena sakit tidak mengenal hari libur,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Tak Tergoyahkan, Prof. Masnun Tahir Kembali Pimpin UIN Mataram, Ketua DPW PBB NTB: Sosok Visioner

Di sisi lain, Nursiah tetap memberikan apresiasi tinggi kepada tenaga kesehatan yang tetap siaga dan bekerja keras demi masyarakat. “Pengabdian mereka luar biasa. Kami akan terus mendukung dan memastikan mereka mendapatkan fasilitas serta insentif yang layak,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah kini tengah menyiapkan langkah strategis untuk memperbaiki sistem pelayanan kesehatan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Masyarakat pun diminta aktif melaporkan jika menemukan kendala dalam mendapatkan pelayanan medis.

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru