Polda NTB Siaga! Libur Lebaran di Lombok Dijaga Ketat, Wisatawan Diminta Waspada

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 2 April 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram — Libur Lebaran tahun ini menjadi ajang rekreasi bagi ribuan warga, namun Polda NTB tak tinggal diam. Demi memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, Kepolisian menggelar operasi besar-besaran di berbagai lokasi wisata dan tempat ziarah melalui Operasi Ketupat Rinjani 2025 pada Selasa 1 Maret 2025.

Polda NTB, melalui Kabid Humas Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menegaskan bahwa pengamanan ini adalah langkah taktis kepolisian untuk memberikan rasa aman bagi para pelancong yang memadati objek wisata.

Baca Juga :  Polsek Bolo Tangkap Hariman 'Bandar Narkoba Terbesar Pulau Sumbawa Versi Badai NTB'

“Sebanyak 35 personel dikerahkan secara khusus ke tiga lokasi yang diprediksi menjadi pusat keramaian, yakni Pantai Gading, Pantai Loang Baloq, dan Makam Bintaro. Ini adalah titik-titik yang selalu ramai saat libur Lebaran, sehingga pengamanan harus ekstra ketat,” ungkap Kombes Kholid.

Tak hanya mengamankan lokasi, tim yang bergerak dengan satu unit bus bernomor polisi 14458 XXI juga melakukan patroli mobile demi mencegah segala potensi gangguan keamanan.

Selain pengamanan, Polda NTB juga aktif mengedukasi pengunjung mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan kebersihan.

Baca Juga :  PDIP Mataram Helat Perayaan HUT PDIP ke-52 Bareng Anak Panti Asuhan

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga barang pribadi, dan segera melapor jika menemukan hal yang mencurigakan. Jangan ragu untuk meminta bantuan personel kami di lapangan,” tegasnya.

Operasi Ketupat Rinjani 2025 akan terus berlangsung hingga arus balik Lebaran berakhir. Polda NTB berkomitmen untuk memastikan seluruh kegiatan masyarakat berjalan dengan aman dan lancar. Liburan boleh seru, tapi keamanan tetap nomor satu.

 

 

Berita Terkait

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Pengurus Kecamatan Hanura NTB 100 Persen Terbentuk, Struktur Desa Mulai Dikebut
TKD Berkurang, Ketua DPRD NTB Dorong Optimalisasi Aset Daerah untuk Dongkrak PAD
Berita ini 275 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Selasa, 1 September 2026 - 23:51 WIB

Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan

Selasa, 1 September 2026 - 22:54 WIB

Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya

Berita Terbaru