SUMBAWAPOST.com, Jakarta – NTB tak boleh tertinggal! Itulah semangat yang digaungkan Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP., M.Si., setelah mengikuti Retret Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah 2025 yang resmi ditutup oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2025).
Dalam arahan penutupnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kekompakan, hilirisasi, industrialisasi, serta semangat patriotisme dan nasionalisme.
“Itu Sebagai senjata utama dalam percepatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat,”pesannya.
Menyikapi hal itu, Gubernur NTB dengan tegas menyatakan bahwa NTB siap menjalankan instruksi Presiden dan berkorban demi kemajuan daerah.
- Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
- Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
- Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
“Kita harus punya pikiran yang sama, dari pusat hingga daerah! Tidak ada kemajuan tanpa pengorbanan. Untuk memajukan NTB, kita harus siap berjuang, siap berkorban! Semua harus bergerak bersama!” seru Miq Iqbal.
Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., pun optimis bahwa hasil retret ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat NTB.
“Kami telah mendapatkan arahan langsung dari Presiden. Sekarang tugas kita adalah menerapkannya untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.
Dengan semangat baru dari Retret Kepala Daerah 2025, NTB kini bersiap untuk melaju lebih kencang.
“Tantangan ke depan besar, tapi NTB tidak akan mundur,”ujar perempuan yang akrab disapa Umi Dinda dan juga Bupati Bima Dua Periode.











