Ubur-ubur Ikan Lele Diskon Tarif Listrik Masih berlaku Hingga Februari 2025: Begini Cara dan Syaratnya

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Diskon Tarif Listrik 50% dari Pemerintah untuk pelanggan rumah tangga (R) prabayar dan pascabayar dengan daya 450 VA hingga 2.200 VA masih berlaku hingga akhir Februari 2025.

Namun, untuk dapat menikmati diskon tersebut, ada beberapa langkah yang perlu diikuti baik untuk pelanggan prabayar maupun paskabayar.

Berikut adalah informasi lengkap tentang cara mendapatkan diskon tarif listrik 50 persen.

1. Untuk Pelanggan Prabayar
Bagi pelanggan listrik prabayar, proses pembelian token untuk mengisi listrik dengan diskon tarif 50 persen tetap sama seperti pembelian biasa. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Buka Aplikasi Dompet Elektronik atau m-Banking (Contoh: Livin’ by Mandiri)
Pastikan Saldo Mencukupi untuk melakukan pembelian.
Klik ‘Top Up’ atau pilih menu yang sesuai untuk pengisian saldo listrik.
Pilih ‘PLN Prabayar’ dari pilihan yang tersedia.
Masukkan Nomor Meteran sesuai dengan nomor meter listrik Anda.
Pilih atau Masukkan Nominal Pembelian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Klik ‘Beli’, dan selesai! Token listrik dengan diskon tarif 50 persen akan langsung diterima dan dapat digunakan.

Baca Juga :  Gema Ramadan di Pendopo Gubernur NTB: Wagub Umi Dinda Gaungkan 'Makmur Mendunia' dengan Cinta dan Sinergi

2. Untuk Pelanggan Pascabayar
Pelanggan dengan sistem pembayaran pascabayar juga dapat memanfaatkan diskon tarif listrik 50 persen, namun perlu memperhatikan batasan maksimal pembelian yang telah ditetapkan untuk periode Januari hingga Februari 2025.

Baca Juga :  PLN Sigap Pulihkan Kelistrikan Pasca Banjir Wera Bima

Berikut adalah beberapa daftar maksimal pembelian listrik dengan diskon tarif tersebut:

Daya 450 VA: Rp67.230
Daya 900 VA: Rp438.048
Daya 1.300 VA: Rp676.119
Daya 2.200 VA: Rp1.140.000
Pelanggan dengan daya di atas 450 VA hingga 2.200 VA dapat menikmati diskon sesuai dengan batas maksimal yang telah ditentukan.

Pastikan Anda mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan agar dapat menikmati tarif listrik yang lebih terjangkau.

Semoga program ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam menghadapi biaya listrik yang semakin meningkat.

Berita Terkait

Era Kendaraan Listrik Dimulai di NTB, Sekda: Nanti Bukan Lagi Tanya Isi Bensin, Tapi Sudah Dicas Belum
NTB Bersiap Tinggalkan BBM? Sekda Abul Chair Ajak Warga Beralih ke Kendaraan Listrik
1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang
NTB Pamerkan Mobil Listrik di Kantor Gubernur, Sekda Abul Chair: Bukan Sekadar Tren Tapi Masa Depan Energi Bersih
Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional, Proyek Rp1,7 Triliun Siap Dukung Program MBG
Menyoal Roh Pemberdayaan dalam ‘Satu Miliar Satu Desa’ di Kabupaten Lombok Barat
Bupati Jarot Kejar Megaproyek Unggas Rp1,7 Triliun, Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional
IMM NTB Tolak Kenaikan Harga BBM, Desak Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:54 WIB

Era Kendaraan Listrik Dimulai di NTB, Sekda: Nanti Bukan Lagi Tanya Isi Bensin, Tapi Sudah Dicas Belum

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:06 WIB

NTB Bersiap Tinggalkan BBM? Sekda Abul Chair Ajak Warga Beralih ke Kendaraan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:33 WIB

1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:04 WIB

NTB Pamerkan Mobil Listrik di Kantor Gubernur, Sekda Abul Chair: Bukan Sekadar Tren Tapi Masa Depan Energi Bersih

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:55 WIB

Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional, Proyek Rp1,7 Triliun Siap Dukung Program MBG

Berita Terbaru

Terlihat para orang tua mengikuti skrining ulang anak terindikasi stunting yang turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha bersama Kepala Dinas Kesehatan Hj. Erni Suryana saat meninjau pelaksanaan di Puskesmas Labuapi, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan stunting melalui pemeriksaan oleh Dokter Spesialis Anak di 20 puskesmas se-Kabupaten Lombok Barat.

Pemerintahan

1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:33 WIB