NTB Pamerkan Mobil Listrik di Kantor Gubernur, Sekda Abul Chair: Bukan Sekadar Tren Tapi Masa Depan Energi Bersih

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, saat membuka Pameran Mobil dan Motor Listrik yang digelar di halaman Kantor Gubernur NTB oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Office Denpasar, Sabtu (20/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan transisi energi bersih di Nusa Tenggara Barat.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, saat membuka Pameran Mobil dan Motor Listrik yang digelar di halaman Kantor Gubernur NTB oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Office Denpasar, Sabtu (20/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan transisi energi bersih di Nusa Tenggara Barat.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mempercepat langkah menuju transisi energi bersih melalui pemanfaatan kendaraan listrik. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan dibukanya Pameran Mobil dan Motor Listrik yang digelar Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Office Denpasar di halaman Kantor Gubernur NTB, Sabtu (20/6/2026).

Pameran ini menjadi salah satu upaya konkret memperkenalkan teknologi ramah lingkungan sekaligus mendorong perubahan pola transportasi masyarakat menuju energi berkelanjutan.

Deretan mobil listrik di halaman Kantor Gubernur NTB dalam pameran kendaraan listrik
Deretan mobil listrik yang dipamerkan di halaman Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam kegiatan Pameran Mobil dan Motor Listrik yang digelar Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Office Denpasar, Sabtu (20/6/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada BSI atas inisiatifnya mendukung agenda pembangunan berkelanjutan melalui penyelenggaraan pameran kendaraan listrik.

Menurutnya, NTB berkomitmen menjadi salah satu pelopor penggunaan kendaraan listrik, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat luas.

“Pak Gubernur selalu mengingatkan bahwa mobil listrik ini bukan sekadar gaya hidup modern, tetapi bagian dari ikhtiar kita menjaga lingkungan, menjaga kualitas udara, serta mewujudkan pembangunan yang lebih ramah lingkungan,” katanya.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Mori Hanafi Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kota Bima, Libatkan Mahasiswa hingga Tokoh Masyarakat

Abul Chair menegaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik bukan hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi bagian dari kesadaran menjaga kelestarian lingkungan dan menekan emisi karbon.

Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi harus disikapi secara bijak agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Kemajuan teknologi ibarat aliran sungai. Kalau kita hanya diam, kita akan hanyut. Kalau kita berdiri saja, kita akan tertinggal. Tetapi jika kita mengikuti sekaligus mengendalikan arahnya, insyaallah kita akan sampai pada tujuan yang baik,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah Pemerintah Provinsi NTB dalam menggunakan kendaraan listrik merupakan bagian dari strategi nyata mendukung transisi energi bersih.

Namun demikian, ia mengakui masih ada tantangan yang perlu dibenahi, terutama terkait infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian daya kendaraan listrik.

Abul Chair berharap pameran ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Lombok Tengah Juara Umum MTQ XXXI NTB 2026, Ini Urutan Lengkap Peringkat Kabupaten/Kota

“Semoga semakin banyak masyarakat yang peduli, semakin banyak yang tertarik beralih kepada gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Nantinya mungkin kita tidak lagi bertanya ‘sudah isi bensin belum?’, tetapi ‘sudah dicas belum?’,” ujarnya disambut senyum para peserta.

Sementara itu, Area Manager BSI Denpasar, Tito Indratno, mengatakan pameran ini merupakan bentuk dukungan BSI terhadap program pemerintah dalam mempercepat penggunaan energi bersih dan pengurangan emisi karbon.

Menurutnya, kendaraan listrik menjadi solusi menuju sistem transportasi yang lebih efisien, modern, dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini kami selenggarakan untuk mendukung program bumi hijau, ramah lingkungan, dan efisien. Mudah-mudahan masyarakat NTB semakin tertarik menggunakan kendaraan listrik sehingga bersama-sama kita dapat mengurangi polusi dan menjaga lingkungan,” ujar Tito.

Melalui kegiatan ini, Pemprov NTB berharap masyarakat semakin mengenal manfaat kendaraan listrik serta memanfaatkan fasilitas pembiayaan syariah untuk memiliki kendaraan ramah lingkungan.

Berita Terkait

Era Kendaraan Listrik Dimulai di NTB, Sekda: Nanti Bukan Lagi Tanya Isi Bensin, Tapi Sudah Dicas Belum
NTB Bersiap Tinggalkan BBM? Sekda Abul Chair Ajak Warga Beralih ke Kendaraan Listrik
1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang
Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional, Proyek Rp1,7 Triliun Siap Dukung Program MBG
Menyoal Roh Pemberdayaan dalam ‘Satu Miliar Satu Desa’ di Kabupaten Lombok Barat
Bupati Jarot Kejar Megaproyek Unggas Rp1,7 Triliun, Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional
IMM NTB Tolak Kenaikan Harga BBM, Desak Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan
Agam Rinjani dan Panji Petualang Ditolak Datang ke Rinjani, Tokoh Pemuda dan Ormas Lombok Timur Beberkan Alasannya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:54 WIB

Era Kendaraan Listrik Dimulai di NTB, Sekda: Nanti Bukan Lagi Tanya Isi Bensin, Tapi Sudah Dicas Belum

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:06 WIB

NTB Bersiap Tinggalkan BBM? Sekda Abul Chair Ajak Warga Beralih ke Kendaraan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:33 WIB

1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:04 WIB

NTB Pamerkan Mobil Listrik di Kantor Gubernur, Sekda Abul Chair: Bukan Sekadar Tren Tapi Masa Depan Energi Bersih

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:55 WIB

Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional, Proyek Rp1,7 Triliun Siap Dukung Program MBG

Berita Terbaru

Terlihat para orang tua mengikuti skrining ulang anak terindikasi stunting yang turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha bersama Kepala Dinas Kesehatan Hj. Erni Suryana saat meninjau pelaksanaan di Puskesmas Labuapi, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan stunting melalui pemeriksaan oleh Dokter Spesialis Anak di 20 puskesmas se-Kabupaten Lombok Barat.

Pemerintahan

1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:33 WIB