Kasus Dugaan Pelecahan Seksual Terhadap Siswi SDIT di Mataram Naik Tahap Penyidikan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 28 Januari 2025 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap peserta didik yang melibatkan oknum Guru dan penjaga perpustakaan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) yang berada di Babakan Kota Mataram naik ketingkat penyidikan.

“Nah kasus ini sekarang sudah naik ketahap penyidikan. Berdasarkan SP2HP yang kami terima. Artinya sudah ada calon tersangkanya,”ungkap Ketua Tim Kuasa Hukum Korban Rusdiansyah alias Koko Ruy bersama anggota tim kuasa hukum lainnya yakni Safran, Adhar, Muamar Adfal, Abdul Salman Faris dan Andi Kurniawan, saat dihadang oleh sejumlah wartawan di Pintu keluar ruangan Unit PPA Polresta Mataram. Selasa (28/01/2025) siang.

Selain itu, Koko Ruy menjelaskan, kedatangannya ke unit PPA Polresta Mataram dalam rangka untuk melengkapi sejumlah bukti dan saksi.

“Yang pertama kami membawa dua saksi tambahan. Saksi ini yang mendengarkan secara langsung keterangan pengakuan terduga pelaku ketika mendatangi Rumah korban untuk minta maaf. Yang kedua, kami menbawa bukti berupa pakaian yang dipakai oleh korban,”sebut Koko Ruy.

Baca Juga :  Kecanduan Judi Online, Pria di Mataram Nekat Curi Motor Teman Sendiri

Dengan adanya sejumlah saksi dan tambahan barang bukti ini, kuasa Hukum berharap kasus tersebut bisa segera mendapatkan kepastian hukum

“Kami hari ini datang memberi dukungan bukti agar kasus ini secepatnya diproses dan mendapatkan kepastian hukum,”katanya.

Untuk saat ini, Tim kuasa hukum masih menunggu hasil penyidikan.

“Apakah penetapan tersangkanya hari ini, besok atau lusa. Itu menjadi kewenangan dari penyidik,”urainya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili menegaskan bahwa pihaknya sedang menindaklanjuti laporan salah satu wali murid tersebut. Rencananya, penyidik Unit PPA akan meminta keterangan saksi. Di antaranya, orang tua siswi yang diduga menjadi korban.

“Kami perlu melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” ungkap Kasat Reskrim saat dihubungi via telepon dalam keterangan yang dikutip di katada.id Rabu (22/01/2025).

Informasi awal yang diterima, korban pelecehan lima siswi di sekolah tersebut. Namun baru satu orang korban yang melaporkan secara resmi di Polresta Mataram. “Kami masih dalami dan selidiki dugaan pelecehan ini,” katanya.

Baca Juga :  Program Cooling System Propam dan Brimob Polda NTB Sentuh Pengemudi Ojol

Sebelumnya, LH selaku orang tua korban melaporkan bahwa anaknya yang masih duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar mengaku dilecehkan B.

Bagian tubuh anaknya dipegang guru tersebut. Bahkan, teman korban juga dipegang bagian vital.

LH sempat mencari kebenaran dan melaporkan persoalan tersebut kepada ketua forum wali murid hingga ke pihak sekolah. Sehingga pihak Kepala sekolah, wali murid, dan guru B datang ke rumahnya dan meminta maaf, Jumat (17/1) kemarin.

Dari pertemuan tersebut disepakati akan ada rapat lanjutan membahas persoalan ini. Namun saat pertemuan di sekolah, Senin (20/1), ketua yayasan bersikeras bahwa dugaan pelecehan belum terbukti.

Karena itu, LH mendatangi Polresta Mataram dan melaporkan guru B atas dugaan pelecehan seksual.

Berita Terkait

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa
Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan
Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA
NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat
KPU NTB dan Bawaslu NTB Touring Monitoring Coktas di Lombok Utara, Pastikan Data Pemilih Akurat
TPA Kebon Kongok di NTB Berpotensi Hasilkan 9 Juta Ton Gas Metana per Tahun, Siap Jadi Sumber Energi Alternatif
Wakil Ketua DPRD Lalu Wirajaya Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:05 WIB

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:27 WIB

NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:19 WIB

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Berita Terbaru

Suasana diskusi antara Delegasi Konsulat Amerika Serikat dan Bupati serta perangkat daerah Kabupaten Sumbawa terkait tambang rakyat Lantung.

Pemerintahan

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:19 WIB