1.800 Botol Miras Berhasil Disita Kodim 1614 Dompu

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 20 Desember 2024 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Kodim 1614/Dompu kini gencar melakukan penggerebekan di lokasi-lokasi penjualan minuman keras (miras). Rabu (18/12/2024).

Saat ini 1.800 botol miras tersimpan di salah satu ruangan terkunci di Kodim 1614/Dompu hasil penyitaan di sejumlah lokasi. Jenisnya antara lain arak bali, bir bintang, anggur merah, brem dan lainnya. Paling banyak adalah arak bali. Minuman beralkohol berwarna bening itu diamankan dari dua titik penjualan miras ilegal di Dusun Saka Desa Manggeasi dan di Lingkungan Mantro Kelurahan Bada Kecamatan Dompu.

Baca Juga :  Pendaftaran Ditutup, Ketegangan Dibuka: Dua Bacalon Siap Rebut Kursi Ketua Asprov PSSI NTB

“Masih ada juga hasil penggerebekan di Kempo dan Kilo,” sebut Pasi Intel Kodim 1614/Dompu, Kapten Inf. Adisan.

Kapten Adisan menyebut miras hasil penyitaan ini akan dimusnahkan dalam bulan Desember 2024 ini setelah melakukan penggerebekan susulan di sejumlah lokasi yang sudah diincar.

“Kami masih akan melakukan penggerebekan lagi,” tegasnya.

Ditegaskannya bahwa upaya penggerebekan miras ini merupakan langkah TNI membantu kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat. Generasi bangsa harus diselamatkan agar tidak terjerumus dalam mengonsumsi minuman yang merusak kesehatan fisik dan mental itu.

Baca Juga :  Pesan Pj Gubernur Hassanudin Untuk Kepala Daerah Terpilih di HUT ke-66 NTB 

Dikatakannya pula bahwa penggerebekan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang merasa resah dengan adanya aktivitas penjualan miras di beberapa lokasi itu. Untuk itu, informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pemberantasan miras ini.

“Kami sangat mengharapkan informasi dari masyarakat,” pintanya.

Pasi Intel juga menegaskan pihaknya akan melakukan penggerebekan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Kami berkomitmen menyelamatkan generasi bangsa dari penyalahgunaan narkoba maupun miras,” tandasnya.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB