Yayasan Jantung Kabupaten Kota di NTB Terbentuk, Inilah Ketua dan Pengurusnya

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 8 Oktober 2024 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Akhirnya, Provinsi Nusa Tenggara memiliki yayasan jantung di sejumlah Kabupaten Kota. Sebagai wujudnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB menggelar Pelantikan Pengurus Cabang Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten/Kota se Provinsi NTB.

Adapun pengurus cabang yang dilantik tersebut diantaranya, Cabang Lombok Barat Ketua: Kadis Kesehatan Lombok Barat, Sekretaris: H Moch Abdullah, Bendahara: Khaerani.

Kabupaten Lombok Tengah, Ketua: HL Firman Wijaya, Sekretaris: dr. Nanang Bagiansah, Bendahara H Harmain S.Kep. Kabupaten Lombok Utara, Ketua Sri Adriani, Sekretaris Ispahmi, Bendahara Panasari. Kabupaten Lombok Timur, Ketua H Muh Juani Taufik, Sekretaris Hj Baiq Rohaini, Bendahara Hj. Martaniati.

Kabupaten Dompu, Ketua Miftahul Suadah, Sekretaris Sulastriana, Bendahara Nurul Ainia. kota Mataram, Ketua dr Emiral Isfiham, Sekretaris Rahmi Jaya Triana, Bendahara. NI Ketut Sastawaty. Kabupaten Sumbawa Barat, Ketua Sri Novita, Sekretaris Sri Hartini, Bendahara Khaerani.

Ketua Pengurus Cabang yayasan Jantung Indonesia NTB Drs. HL. Gita Ariadi, M.Si diwakili Pelaksana Harian YJI Cabang NTB Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS mengungkapkan, sebelumnya YJI NTB menginisiasi untuk menjalankan gerakan minimal 5.000 langkah, dimana YJI dan Komite Olahra Masyarakat Indonesia (KORMI) ini bisa menjadi pelopor di lingkup instansi.

Baca Juga :  Soal Interpelasi DAK, Ketua DPRD NTB Isvie Khawatir Akan Hal Ini Kalau Terus Berlanjut

“Hal ini hendaknya bisa diatensi guna menggerakkan ini karena studi di Jepang mengatakan gerakan 10.000 langkah bisa menurunkan angka kardiovaskuler hampir 243.000 kasus,”katanya saat  dilaksanakannya pelantikan di Ruang Bhakti Husada Kantor Dinas Kesehatan Prov NTB kemarin.

Ia juga menyebut YJI memiliki peran penting dalam mencegah dan mengurangi angka penyakit jantung. Hal ini dibarengi pula dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui pendidikan, dukungan dan advokasi kesehatan jantung.

Menurutnya, YJI hendaknya menjadi garda terdepan dalam mewujudkan misi jantung yang sehat untuk menciptakan masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan jantung. “Semoga organisasi ini terus berkembang di Nusa Tenggara Barat,” harap dia.

Baca Juga :  Arus Dukungan ke Paslon 02 ZulUhel Menguat, Indikasi Kemenangan di Pilgub NTB 2024

Dr. Fikri menekankan akan pentingnya deteksi dini penyakit jantung di NTB, mengingat penyakit jantung merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian terbesar di Indonesia.

Diungkapkannya, salah satu amanah dari terbentuknya YJI Cabang NTB yakni juga terbentuknya kepengurusan serupa di tingkat kabupaten kota. Dan patut disyukuti kepengurusan dimaksud sudah terbentuk. Meski ada kabupaten/kota yangasih dalam proses pembentukan.

“Terkait data penderita jantung di NTB baru diperoleh yang sudah melalui screening saja, belum lagi rekapan dari RSUD di kabupaten kota ataupun RSUP,” terang dia.

Ditambahkan, berbagai upaya pencegahan harus sedini mungkin dilakukan melalui berbagai momentum dan kesempatan dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pencegahan dini serangan jantung.

“Itu bisa dilakukan seperti deteksi dini dan koordinasi intensif yang bisa dilakukan dukungan lintas sektoral dan program secara masif dan terintegrasi,” terangnya.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB