Alami Cidera Serius, Pendaki WNA Asal Rusia Berhasil di Evakuasi dari Gunung Rinjani

Avatar

- Jurnalis

Senin, 7 Oktober 2024 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Timur – Seorang Pendaki WNA asal Rusia atas nama Vladimir terjatuh di lereng yang terjal dan diduga menggunakan jalur tikus untuk menghindari pemeriksaan di Pos 2. Hal ini mengakibatkan dirinya terjebak dalam kondisi yang cukup membahayakan.Jumat (4/10/2021) seorang pria warga negara Rusia yang melakukan pendakian secara ilegal mengalami kecelakaan di sekitar Pos 2 jalur wisata pendakian Sembalun.

Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu Nikolas Osman kepada media mengatakan, WNA asal Rusia bernama Vladimir tersebut terjatuh saat melanjutkan pendakian dan mengalami luka serius. Cedera yang dialami termasuk nyeri di dada sebelah kanan, luka robek di bagian kepala dengan panjang sekitar 7 sentimeter, serta pergelangan tangan kiri yang membengkak.

Baca Juga :  Dukung Wabup Syirajuddin Jadi Sekwil PPP NTB, Ketua DPC PPP Dompu: Ini Soal Keseimbangan dan Masa Depan Partai

“Korban sempat mengirim pesan kepada temannya yang mengantar dengan ojek. Setelah itu, temannya segera menghubungi tim evakuasi dari TNGR, puskesmas, dan Polsek Sembalun untuk segera melakukan penyelamatan,” jelasnya. Minggu 5 Oktober 2024.

Lanjut Ia menjelaskan WNA tersebut jatuh di lereng yang terjal dan diduga menggunakan jalur tikus untuk menghindari pemeriksaan di Pos 2, mengakibatkan dirinya terjebak dalam kondisi yang cukup membahayakan.

Baca Juga :  Cilok Bukan Sekadar Camilan, Tapi Diproyeksikan Sebagai Motor Baru Ekonomi NTB

“Saat tim melakukan evakuasi, korban mengalami patah tulang dan ditemukan pendarahan di sekitar kepala, jelasnya

Tim evakuasi yang terdiri dari petugas taman nasional, tenaga medis dan aparat kepolisian diterjunkan ke lokasi, sekira pukul 03.30 Wita, dan korban berhasil dievakuasi pukul 09.00 Wita. Proses evakuasi ini berlangsung lima jam karena terhambat medan yang sulit dan terjal.

Kini korban WNA tersebut dalam perawatan lebih lanjut di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selong, tutupnya

 

 

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru