Masyarakat NTB Diminta Hati-Hati dengan Fenomena ‘No Viral No Justice’

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 31 Juli 2024 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram- Dinas Kominfotik NTB meminta Masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk berhati-hati dengan tagar No viral No Justice yang tengah marak digunakan oleh warganet saat ini. Hal tersebut merujuk karena maraknya kasus viral yang belum jelas kebenarannya namun telah mendapatkan penghakiman terlebih dahulu.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang PTIK Dinas Kominfotik NTB Yasrul, S.Kom., M.Eng. dalam arahannya saat apel pagi di kantor Dinas Kominfotik NTB. Dalam keterangan yang diterima media ini, Rabu 31 Juli 2024.

Baca Juga :  BRIDA NTB Dorong Inovasi Daerah, Kolaborasi Pentahelix Jadi Kunci NTB Makmur Mendunia

Yasrul menekankan pentingnya verifikasi konten sebelum turut memviralkannya dengan tagar No Viral No Justice.

“Jangan cepat menghakimi. Jangan gampang kita memviralkan yang belum tau kondisi dan situasi sehingga merugikan orang,” pesannya.

Kabid PTIK tersebut lantas mengulas kembali kasus Satpam Bank Indonesia yang viral dan dihakimi lantaran memukul seekor anjing. Kasus tersebut viral terlebih dahulu dan Satpam tersebut mendapatkan hujatan dari berbagai kalangan. Padahal, kejadian sebenarnya tidak seperti yang diyakini warganet.

Baca Juga :  Tuan Rumah Fornas 2025, Pj Gubernur NTB: Momentum Bangkitkan Pariwisata dan Ekonomi

“Lebih baik kita pastikan dulu kondisinya, baru silahkan diviralkan,” tambahnya.

Di akhir arahannya, Yasrul lagi-lagi menekankan bahwa tidak selamanya yang viral di media sosial adalah hal baik dan harus langsung didukung. Penting untuk menelaah lebih jauh, mendiskusikan, serta mengkroscek konten tersebut sebelum mengambil tindakan sebelumnya.

“Kita harus bijak bermedia sosial,” tandasnya.

 

Berita Terkait

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi
Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini
Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB
Jelang MotoGP 2026, Wagub NTB Umi Dinda Minta Warga Siap Jadi Tuan Rumah Tamu Dunia
Anggota DPR RI Mori Hanafi Apresiasi Kerja Keras Basarnas Cari Korban KM Virgo
Mahasiswa Penjual Kopi Keliling Asal Kota Bima di Mataram Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, Getaran Dirasakan hingga Bima, Warga Panik
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Jelang MotoGP 2026, Wagub NTB Umi Dinda Minta Warga Siap Jadi Tuan Rumah Tamu Dunia

Berita Terbaru