Agar Bahagia, Pj Gubernur NTB Minta Guru dan Siswa Hindari Narkoba dan Judi Online

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juli 2024 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Kota Bima –Saat Kunjungan Kerja (Kunker) di Kota Bima, Penjabat (Pj) Gubernur NTB Hassanudin gelar deklarasikan anti kekerasan terhadap anak dengan para guru dan ratusan siswa-siswi SMA, SMK dan SLB se-Kota Bima, bertempat di SMAN 4 Kota Bima, Jum’at 26 Juli 2024.

Pada kesempatan tersebut, Pj Gubernur NTB mengingatkan kepada seluruh siswa-siswi Kota Bima untuk menjauhi narkoba dan judi online, karena keduanya memiliki dampak yang berbahaya bagi masa depan generasi bangsa. Untuk itu, institusi pendidikan dan para pendidik urgent mencegah siswa dari bahaya narkoba dan judol (judi online)

Baca Juga :  Indeks Literasi Keuangan NTB Urutan ke-2, Inilah 6 Keuntungan yang Akan Diperoleh

“Jangan pernah kalian merusak masa depan kalian. Perjalanan kalian masih panjang, masa depan menanti. Jangan dekati narkoba dan Judol, jika kalian ingin hidup bahagia,” tegas Pj Gubernur dihadapan para siswa-siswi dan para sivitas sekolah.

Dijelaskannya, sekolah bukan hanya tempat untuk menimba ilmu tetapi untuk memperkuat dan belajar nilai-nilai moral, etika dan kebaikan, sehingga siswa-siswi dapat lebih memahami bagaimana menata masa depan yang lebih baik tanpa terpengaruh dengan hal-hal yang merugikan, seperti narkoba dan judol.

“Kepala sekolah dan para guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang siswa yang lebih cemerlang. Jadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini,” pesannya.

Baca Juga :  Diiringi Ribuan Pendukung, Zul-Uhel Pendaftar Pertama di KPU NTB Disusul Rohmi-Firin

Sementara itu, Sekda Kota Bima, Drs. H. Mukhtar mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB yang terus memberi dukungan dalam meningkatkan pendidikan di Kota Bima. Hal ini menjadi motivasi bagi pemerintah Kota Bima dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik.

“Kami merasa bangga atas kunjungan ini, semoga siswa-siswi di Kota Bima menjadi generasi yang membanggakan bagi bangsa dan daerah,” harapnya.

 

 

Berita Terkait

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Berita Terbaru