267 Balita di Taliwang Masih Stunting, Sumbawa Barat Genjot Intervensi

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah saat Mengikuti Kegiatan Intervensi Serentak Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Wilayah Sumbawa Barat.

Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah saat Mengikuti Kegiatan Intervensi Serentak Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Wilayah Sumbawa Barat.

SUMBAWAPOST.com|™ Sumbawa Barat- Penanganan Stunting di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus diperkuat melalui Intervensi langsung hingga Tingkat Posyandu. Hingga saat ini, tercatat 267 Balita Stunting di Kecamatan Taliwang masih memerlukan perhatian bersama.

Intervensi tidak hanya dilakukan melalui pemberian Bantuan Gizi, tetapi juga mencakup Pendampingan Keluarga, Pemeriksaan Kesehatan, Sanitasi, Kondisi Rumah, hingga Lingkungan tempat Tinggal. Langkah tersebut dilakukan agar kondisi Balita dapat dipantau secara berkelanjutan.

Pada Jumat (7/8/2026), kegiatan Intervensi Serentak Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting yang dirangkaikan dengan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) menyasar Kecamatan Taliwang dan Brang Ene.

Di Kecamatan Taliwang, kegiatan berlangsung di Posyandu Tanah Mirah dan Posyandu Kota Baru, Kelurahan Dalam. Dari hasil pemantauan, 267 Balita Stunting masih menjadi sasaran yang membutuhkan perhatian dan pendampingan bersama.

Baca Juga :  Menyoal Roh Pemberdayaan dalam ‘Satu Miliar Satu Desa’ di Kabupaten Lombok Barat

Sementara itu, di Posyandu Mawar Putih 1, Desa Kalimantong, Kecamatan Brang Ene, terdapat Enam (6) balita yang menjadi sasaran Prioritas dan menerima paket bantuan Gizi.

Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) KSB, mengingatkan pentingnya keterlibatan keluarga dalam mencegah dan menurunkan angka stunting.

“Kepada para orang tua, saya berharap untuk betul-betul memperhatikan Anak-anak kita, terutama terkait status gizinya,” ujarnya.

Selain intervensi Stunting, masyarakat di Taliwang juga mendapatkan berbagai layanan Posyandu bagi ibu Hamil, Balita, Ibu menyusui hingga Lansia.

Baca Juga :  Pertarungan Rektor Unram Dimulai: Nomor Keramat di Tangan, Prof Ali Usung Lima Terobosan Menuju Unram Kelas Dunia

Sementara di Kecamatan Brang Ene, masyarakat dapat mengakses layanan Agen Gotong Royong (AGR), termasuk memperoleh informasi mengenai berbagai Program KSB Maju.

Penanganan stunting di KSB tidak berhenti pada pemberian bantuan gizi. Pendampingan secara Intensif akan terus dilakukan oleh Lurah, TP PKK, Kader Posyandu, serta Tenaga Kesehatan.

Pemerintah Desa dan kelurahan juga diminta aktif memantau perkembangan kondisi Masyarakat serta mengantisipasi munculnya kasus baru yang belum terdata.

Intervensi serentak tersebut selanjutnya akan berlanjut ke kecamatan lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui memperoleh Layanan Kesehatan serta pendampingan secara optimal.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru