15 Tim Percepatan NTB Terbentuk, Mesin Turbo Iqbal-Dinda yang Menuai Harapan dan Kritik

Avatar

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEPERTI MESIN BARU yang dipasang untuk menambah tenaga, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menghadirkan 15 Tim Percepatan guna mengakselerasi program ‘NTB Makmur Mendunia’. Kehadirannya menyalakan optimisme, meski tak sedikit suara miring yang menyebutnya sekadar beban anggaran.

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal resmi mengeluarkan SK dan melantik 15 anggota Tim Percepatan Gubernur NTB. Tim ini terdiri dari tiga mantan tim sukses Iqbal-Dinda pada Pilgub NTB 2024 serta 12 akademisi lintas bidang. Eks Juru Bicara Timses, Adhar Hakim, didapuk menjadi koordinator tim.

Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri atau akrab disapa Umi Dinda, menjelaskan bahwa tim ini memiliki tugas strategis untuk memastikan keberpihakan anggaran daerah terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Tupoksinya cukup banyak. Memastikan keberpihakan anggaran agar porsinya diharapkan untuk kepentingan masyarakat,” kata Umi Dinda di Mataram. Kemarin (26/9) usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD NTB di Aula Rinjani Kantor Gubernur.

Ia menambahkan, tim juga akan menajamkan program unggulan yang sesuai dengan visi-misi Iqbal–Dinda, seperti desa berdaya, pengentasan kemiskinan ekstrem, hingga ketahanan pangan dan pariwisata.

Baca Juga :  SK Menpora Terbit, NTB, NTT Dan DKI Jakarta Resmi Jadi Tua Rumah PON XXII Tahun 2028

“Saya dan Pak Gubernur berusaha agar tim ini berasal dari berbagai latar belakang. Memang 15 orang ini belum mampu mengakomodir semua, tapi mari kita lihat sejauh mana mereka bisa membantu OPD bekerja lebih maksimal,” tegasnya.

Meski begitu, Umi Dinda menegaskan posisi tim tidak setara dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Tentu ndak setara dong. OPD punya tupoksi sendiri,” pungkasnya.

Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menilai keberadaan tim ini penting untuk mempercepat akselerasi program prioritas Pemprov NTB. “Kita tentu melihat kinerjanya ke depan, sejauh mana mereka bisa membantu Pemprov bekerja dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) NTB, Lalu Moh. Faozal, menyebut pembentukan tim adalah kebijakan langsung Gubernur. Ia menepis tudingan bahwa tim ini sekadar tempat parkir tim sukses. “Di semua fase pemerintahan itu pasti ada orangnya. Itu bagian dari kebutuhan,” jelas Faozal.

Meski demikian, Faozal belum membeberkan besaran gaji yang akan diterima para anggota tim.

Baca Juga :  Terbongkar! Gudang Main Curang Soal Harga Jagung, Bupati Dompu Murka, Ancam Tutup Tanpa Ampun

Pembentukan tim ini juga memicu sorotan. Anggota Komisi III DPRD NTB dari Duta Partai PAN, Muhammad Aminurlah, menilai langkah tersebut sebagai pemborosan anggaran. “Ini pemborosan anggaran,” tegasnya.

Menurutnya, dana penggajian tim yang bersumber dari APBD lebih baik dialokasikan untuk hal yang lebih mendesak. “Gaji mereka tetap digunakan di situ. Lebih baik untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem dan program prioritas lainnya. Jangan boros lah, masih ada yang sangat diperlukan,” ujarnya.

Daftar 15 Anggota Tim Percepatan Gubernur NTB

Eks Timses Iqbal–Dinda:

1. Adhar Hakim (Koordinator)

2. Chairul Mahsul (Wakil Koordinator)

3. Lalu Pahrurrozi (Anggota)

Kalangan Akademisi:

4. Dr. Prayitno Basuki (Anggota)

5. Prof. Ir. Dahlanuddin (Anggota)

6. dr. I Ketut Artastra (Anggota)

7. Prof. Ir. Mohamad Taufik Fauzi (Anggota)

8. Prof. Dr. Sitti Hilyana (Anggota)

9. Arum Kusumaningtyas (Anggota)

10. Ir. Giri Arnawa (Anggota)

11. Akhmad Saripudin (Anggota)

12. Ahmad Junaidi (Anggota)

13. Ir. Lalu Martawijaya (Anggota)

14. Esti Wahyuni (Anggota)

15. Dr. Baiq Mulianah (Anggota)

 

Berita Terkait

Kawasan Kumuh Sumbawa Disorot Pemerintah Pusat, KSP dan Kementerian PKP Turun Tangan
Gubernur Iqbal Tantang Kadin NTB, Jangan Sekadar Seremonial, Jadilah Penggerak Ekonomi Rakyat
Faurani Kembali Dikukuhkan Pimpin Kadin NTB Periode 2025-2030, Ini Komitmennya
SMRC Ungkap Biang Kerok Elektabilitas Prabowo Merosot, Dedi Mulyadi Kini Jadi Ancaman Politik Baru
Survei SMRC Bikin Kejutan: Dedi Mulyadi 35%, Prabowo 14,5% Jika Pilpres Digelar Hari Ini
Bupati Sumbawa Jemput Bola ke NAM Air, Dorong Rute Baru Pacu Investasi dan Ekonomi
Gubernur NTB Siapkan Langkah Tegas Berantas Narkoba, Miq Iqbal: Pekan Depan Arah Penanganan Diputuskan
KPU NTB Gandeng BKKBN, Perkuat Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilih Pemula
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:31 WIB

Kawasan Kumuh Sumbawa Disorot Pemerintah Pusat, KSP dan Kementerian PKP Turun Tangan

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:40 WIB

Gubernur Iqbal Tantang Kadin NTB, Jangan Sekadar Seremonial, Jadilah Penggerak Ekonomi Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:03 WIB

Faurani Kembali Dikukuhkan Pimpin Kadin NTB Periode 2025-2030, Ini Komitmennya

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:02 WIB

SMRC Ungkap Biang Kerok Elektabilitas Prabowo Merosot, Dedi Mulyadi Kini Jadi Ancaman Politik Baru

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:52 WIB

Survei SMRC Bikin Kejutan: Dedi Mulyadi 35%, Prabowo 14,5% Jika Pilpres Digelar Hari Ini

Berita Terbaru