Utang RSUP NTB Lunas, Ketua Komisi I DPRD Minta Pelayanan Kesehatan Ikut Naik Kelas

Avatar

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 13:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Ketua Komisi I DPRD NTB Moh Akri saat memberikan keterangan terkait pelunasan utang RSUP NTB. Ia meminta Pemerintah Provinsi NTB menjadikan keberhasilan tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Terlihat Ketua Komisi I DPRD NTB Moh Akri saat memberikan keterangan terkait pelunasan utang RSUP NTB. Ia meminta Pemerintah Provinsi NTB menjadikan keberhasilan tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Ketua Komisi I DPRD NTB, Moh Akri, meminta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menjadikan pelunasan utang RSUP NTB sebagai momentum untuk mempercepat pembenahan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan beban utang rumah sakit yang mencapai puluhan miliar rupiah harus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Ini menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi NTB memasuki babak baru dalam pengelolaan fiskal daerah yang lebih sehat, khususnya di sektor kesehatan,” ujar Akri, Senin (18/5/2026).

Akri menilai, langkah penyelesaian utang tersebut menjadi indikator positif dalam tata kelola keuangan daerah sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi pemerintah untuk fokus pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Di sisi lain, pembenahan di lingkungan RSUP NTB mulai dilakukan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Iqbal-Dinda.

Baca Juga :  Dispar NTB Gelar Workshop Moslem Friendly Tourism: Langkah Berani Jadikan NTB Kiblat Pariwisata Ramah Muslim Dunia

Ketua Fraksi PPP DPRD NTB itu menilai pemerintahan Iqbal-Dinda telah menunjukkan komitmen dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini menjadi beban pemerintah daerah, termasuk persoalan utang rumah sakit.

Selain itu, sejumlah program prioritas daerah juga mulai direalisasikan secara bertahap sesuai visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat.

“Pemerintahan Iqbal-Dinda sudah membuktikan keberpihakannya terhadap rakyat NTB. Visi-misi dan janji kampanye mulai direalisasikan secara bertahap, mulai dari program Desa Berdaya, pengentasan kemiskinan ekstrem, hingga melunasi berbagai beban utang pemerintahan sebelumnya,” tutur Akri.

Menurut Akri, capaian tersebut mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang sehat, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pemerintah tidak hanya diukur dari aspek administrasi dan keuangan, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.

Baca Juga :  Pemprov NTB Jajaki Kerjasama dengan Perwakilan Dagang Pemerintah Belanda

“Ini menunjukkan kepiawaian seorang pemimpin dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang sehat dan berpihak kepada rakyat. Gubernur bekerja atas nama rakyat sehingga hasil kerjanya juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.

Akri juga mengaku optimistis berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi NTB dapat direalisasikan sesuai target yang telah ditetapkan.

Menurutnya, konsistensi pemerintah dalam menuntaskan berbagai persoalan daerah menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat NTB.

“Patut kita berikan apresiasi karena pemerintahan Iqbal-Dinda perlahan namun pasti bergerak menuntaskan janji-janji kampanye. Harapannya, NTB dapat menjadi daerah yang makmur dan mendunia sebagaimana tagline Pemerintah Provinsi NTB saat ini,” kata Akri menambahkan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah
Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar
Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:05 WIB

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB