Karena ada sosok istri mereka berhubungan baik, jadi Alasan Bang Zul Tolak Tawaran Petinggi Partai Politik untuk Pisah dengan Abah Uhel
SUMBAWAPost, Mataram- Ada pepatah yang mengatakan “Dibalik Pria Sukses, Ada Wanita Hebat Dibelakangnya”. Mungkin bisa dibilang seperti itulah cerita perjalanan Politik pasangan Zulkieflimansyah dan Suhaili (Bang Zul-Uhel).
Soso Niken Saptarini Widyawati yang merupakan Istri Zulkieflimansyah atau akrab disapa Bang Zul memiliki andil besar didalam kekompakan dan kebersamaan pasangan Bakal Calon Gubernur NTB dan Wakil Gubernur NTB (Bang Zul-Abah Uhel) ditengah godaan pasangan tersebut untuk berpisah di Pilgub NTB 2024 mendatang.
Niken Saptarini Widyawati adalah sosok perempuan hebat yang selalu menjaga komitmen dan hubungan baik yang sudah terjalin, termasuk dengan istri Suhaili Ibu Irma.
Kehebatannya itu diuji saat digoda dengan Koalisi Gemuk yang dibangun oleh Petinggi partai dengan syarat agar Suhaili dipertimbangkan jadi Pendamping Bang Zul untuk Wakil Gubernur di Pilgub NTB 2024. Namun dengan Peranan Sosok Niken Saptarini Widyawati tawaran itu ditolak Bang Zul untuk berpisah dengan Suhaili.
Bang Zul menyampaikan, Jadi saya memilih Pak Suhaili jadi wakil bukan karena beliau dari partai besar, bukan karena uangnya banyak, bukan kerena tingginya jabatan yang pernah beliu embang.
“Tapi kami memilih Pak Suhaili Abah kita ini, karena dari Perjumpaan kita dengan masyarakat di pelosok Desa, Dusun terutama di Lombok Tengah, mereka dan beliau-beliu itu mengatakan kami mengenal dan memilih pak Suhaili karena beliau dekat dengan masyarakat masyarakat kecil. Karena Abah Uhel jalan semakin bagus, infrastruktur kami lebih baik,”Kata Bang Zul di Acara Deklarasi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendeklarasikan pasangan Zulkieflimansyah-Suhaili Fadli Thohir (Zul-Uhel) untuk maju sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB pada Pilkada NTB 2024 mendatang di Kantor DPW PKS NTB di Jalan Lingkar Kota Mataram. Minggu 4 Juli 2024. Dalam keterangan yang diterima media ini.
Selain itu, Abah Uhel tidak hanya dekat sama rakyat Kecil dan dirindukan masyarakat Lombok Tengah, Abah Uhel juga dirindukan masyarakat di Lombok Utara.
“Ketika saya tanya orang di Sembalun, Kenapa Pak Suhaili anda rindukan, Karena beliau (Suhaili) bisa berjoget-joget bersama kita. Tapi ini jarang di Publikasi,”ungkap Bang Zul.
Secara pribadi, Bang Zul tegaskan,
alasan paling penting kenapa saya pilih Suhaili (Abah Uhel) jadi pilihan utama bukan seperti yang disampaikan sama H. Johan (Anggota DPRD RI PKS), H. Yek Agil (Ketua DPW PKS NTB) bukan itu buat saya pribadi.
“Saya memilih Abah Uhel mantap sebagai wakil saya, karena ibu Niken bersahabat dengan ibu Irma. Itu yang penting Pak Johan,”katanya.
“Tidak ada gunanya beliau jadi Bupati Sukses, tidak ada gunanya beliau bisa menyanyi dan menari kalau buk Niken tidak cocok dengan ibu Irma,”tegasnya.
Kata Bang Zul, dan ini sudah teruji, ketika saya berada di Jakarta, ada telpon masuk dari Pimpinan Partai-partai Besar, menyampaikan Bang Zul Adindaku semua partai kami jamin ditangan Dinda. Semua partai besar pokoknya kami gabung jadi satu untuk mendukung Dinda untuk calon Gubernur di NTB tapi syaratnya agar Pak Suhaili Jadi Wakil Bisa di Evaluasi tidak. “Itu Pak Uhel,”kata bang Zul, disambut tepuk tangan tamu undangan yang hadir.
Terhadap tawaran dan komunikasi pimpinan Partai Politik tersebut, Orang pertama yang diajak bicara Bang Zul adalah ibu Niken sang istri. Bang Zul menghubungi sang istri menyampaikan informasi terhadap arah dukungan partai.
“Sayang, saya butuh jawaban segera ini, dan ini sangat serius. Ada kemungkinan partai-partai ini, menginginkan bisa gak pasangan nya selain Pak Suhaili, tapi dari partai pengusung salah satu mereka. Apa jawaban Ibu Niken? ibu Niken tidak menyebut pak Suhaili atau apa-apa. Tolong jangan Abi (Bang Zul), karena saya pasti tidak enak sama Ibu Irma (istri Suhaili). Jadi kita tidak masuk dalam pertimbangan pak Suhaili. Ternyata buk Niken lebih memilih Ibu Irma ketimbang milih pendapat Partai Partai lain itu,”ungkap Bang Zul yang disambung antusias.
Sementara, Ketua DPW PKS NTB, H. Yek Agil Al Haddar dalam sambutannya mengintruksikan seluruh keluarga besar PKS untuk bersama-sama berjuang demi kemenangan pasangan Zul-Uhel pada Pilkada 2024 mendatang.
“Saya Instruksikan kepada seluruh keluarga besar PKS baik itu pengurus dari tingkat wilayah sampai ranting-ranting di tingkat desa, kepada seluruh saksi PKS pada pileg 2024 sekaligus akan menjadi saksi kita pada Pilkada 2024, juga kepada seluruh kader dan anggota legislatif PKS dari semua tingkatan untuk bersama-sama merapatkan barisan berjuang bersama demi kemenangan pasangan Zulkieflimansyah-Suhaili sebagai pemimpin NTB pada Pilkada 2024 mendatang,” serunya.










