Siap Jadi Pusat Ekonomi Syariah Indonesia, Gubernur NTB Perkuat Warisan TGB

Avatar

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan kesiapan NTB menjadi pelopor pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Hal itu disampaikan Gubernur saat menutup secara resmi Indonesia Ekonomi Syariah (IES) Forum dan Expo 2025 di Kawasan Islamic Center NTB, Minggu (26/10).

Kegiatan berskala nasional ini merupakan edisi perdana forum ekonomi syariah yang digagas oleh Kementerian Agama RI, dan menjadikan NTB sebagai tuan rumah pertama.

“Ketika Pak Menteri Agama meminta saya menjadi tuan rumah, saya tidak berpikir dua kali. Saya langsung jawab siap, Pak Menteri. Karena ini edisi pertama, dan insya Allah akan berlanjut ke provinsi lain. Tapi sejarah akan mencatat, edisi pertama dilaksanakan di NTB,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Baca Juga :  Pemprov NTB Gelar Nobar Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Iqbal-Dinda

Dalam kesempatan itu, Gubernur Iqbal menyoroti besarnya potensi ekonomi syariah global yang pada tahun 2022 mencapai 4,7 triliun dolar AS, dan diproyeksikan meningkat menjadi 6,5 triliun dolar AS pada 2027.

“Indonesia saat ini berada di posisi ketiga setelah Malaysia dan Arab Saudi. Karena itu, kita berharap ekonomi syariah di Indonesia bisa menjadi nomor satu, dan NTB siap menjadi salah satu pelopornya,” tegasnya.

Gubernur juga menyinggung peran strategis Bank NTB Syariah sebagai salah satu pilar utama ekonomi syariah di daerah. Ia menyebut lembaga tersebut sebagai warisan berharga dari kepemimpinan sebelumnya, yakni Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, yang harus dijaga dan dikembangkan.

Baca Juga :  Borong Tiga Piala di BAZNAS Award 2025, NTB Buktikan Zakat Bukan Cuma Amal, Tapi Prestasi

“Alhamdulillah, pada masa pendahulu saya, Tuan Guru Bajang (TGB), telah meninggalkan warisan ekonomi syariah yang luar biasa yaitu Bank NTB Syariah. Kita akan terus rawat dan besarkan lembaga ini,” kata Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa ekonomi syariah tidak hanya menyangkut sektor perbankan, tetapi juga meliputi sektor produksi, jasa, kuliner, hingga UMKM halal.

“Saya mengajak seluruh warga NTB untuk mulai masuk ke ekonomi syariah. Gunakan bank syariah, buat produk UMKM yang bersertifikat halal, dan isi peluang besar yang terbuka di sektor ini,” pesannya.

Menurutnya, ekonomi syariah menjadi salah satu kekuatan utama NTB menuju ekonomi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

 

Berita Terkait

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar
393 Jamaah Haji Lombok Timur Tiba di NTB, Sekda Doakan Jadi Haji Mabrur dan Apresiasi Petugas Haji
Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air
Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:53 WIB

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

393 Jamaah Haji Lombok Timur Tiba di NTB, Sekda Doakan Jadi Haji Mabrur dan Apresiasi Petugas Haji

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Berita Terbaru