Serap Aspirasi di Donggo, DPRD NTB Aji Maman Dorong Pemerataan Pembangunan Wilayah Pegunungan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD NTB, Muhammad Aminurlah (Aji Maman), saat berdialog dengan warga dalam agenda reses di Kecamatan Donggo Timur, Kabupaten Bima, Selasa (10/2/2026).

Anggota Komisi III DPRD NTB, Muhammad Aminurlah (Aji Maman), saat berdialog dengan warga dalam agenda reses di Kecamatan Donggo Timur, Kabupaten Bima, Selasa (10/2/2026).

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Anggota Komisi III DPRD NTB, Muhammad Aminurlah, menegaskan pentingnya mendengar langsung aspirasi masyarakat di wilayah pegunungan yang selama ini dinilai masih tertinggal dalam pembangunan. Penegasan itu disampaikan Aminurlah saat melaksanakan agenda reses di sejumlah desa di Kecamatan Donggo Timur, Kabupaten Bima, Selasa (10/2/2026).

Sejak pagi, Aminurlah memulai kunjungan dengan bersilaturahmi bersama warga untuk menyerap berbagai ide dan gagasan terkait program pembangunan prioritas yang perlu didorong di tingkat Provinsi NTB.

“Dari pagi jam sembilan kami mulai silaturahmi, tentu banyak pikiran dan gagasan yang muncul dari masyarakat tentang pembangunan yang benar-benar dibutuhkan,” ujar Aminurlah.

Agenda reses berlanjut ke Desa Mpili (Sampili) sekitar pukul 11.00 Wita. Di desa tersebut, warga menyampaikan tiga hingga empat usulan utama, di antaranya perbaikan jalan lingkungan dan pembangunan jembatan penghubung antar desa.

Baca Juga :  Gubernur NTB Puji Inovasi KSB: Layak Jadi Role Model Bagi Daerah Lain

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Desa Kala. Warga menyoroti kebutuhan pelebaran jalan yang menghubungkan desa mereka dengan kecamatan lain, khususnya jalur Kecamatan Donggo dan Kecamatan Soromandi.

Sementara itu, di Desa O’o, masyarakat mengeluhkan kondisi jalan provinsi yang rusak berat dan membutuhkan perbaikan segera. Infrastruktur yang rusak dinilai menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Desa terakhir yang dikunjungi adalah Doritungga. Sebagai wilayah pegunungan, warga mengusulkan program rabanisasi gang, pembangunan tanggul, serta penataan lingkungan guna mencegah kerusakan akibat kondisi alam.

“Total ada lima desa yang kami kunjungi, yakni Mbawa, Mpili, Kala, O’o, dan Doritungga. Mayoritas aspirasi memang terkait infrastruktur,” ujar Aminurlah yang akrab disapa Aji Maman.

Selain infrastruktur jalan dan jembatan, pembangunan tempat ibadah juga menjadi perhatian masyarakat. Dari lima desa yang dikunjungi, empat desa mengusulkan pembangunan masjid.

Baca Juga :  Sindikat Tramadol di Bima Dibongkar Polisi, 4 Orang Diciduk, 2 Cewek Ikut Terjerat

“Masjid juga bagian dari kebutuhan masyarakat. Infrastruktur itu bukan hanya jalan dan irigasi, tapi juga tempat ibadah sebagai pusat kegiatan umat,” kata politisi PAN tersebut.

Aji Maman berharap aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam reses ini dapat direalisasikan melalui mekanisme program pemerintah daerah, baik melalui pokok-pokok pikiran (pokir) dewan maupun jalur reguler yang disinergikan dengan Musrenbang Provinsi.

Politisi asal Bima itu juga menyoroti persoalan layanan dan bantuan sosial di wilayah pegunungan, termasuk keluhan terkait jumlah penerima manfaat program MBG yang dinilai masih kurang.

Di Kecamatan Donggo Timur, jumlah penerima manfaat disebut mencapai sekitar 5.000-6.000 orang dan dinilai perlu penambahan.

“Wilayah Donggo Timur dan Doritungga ini berada di kawasan pegunungan. Suara mereka harus benar-benar kita dengarkan, agar pembangunan bisa lebih merata dan adil,” tegas Aji Maman.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH
Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB
Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta
Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia
Gedung Baru DPRD NTB Terancam Molor, Bisa 2029 Baru Ditempati, Mori Hanafi Ungkap Alasannya
Pergub BTT Rp484 Miliar Dipersoalkan, DPM Unram Ajukan Keberatan ke Gubernur Sebelum ke PTUN
Anggota DPR RI Mori Hanafi Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Bima, Perkuat Pemahaman Kebangsaan
Follow the Money Belum Cukup, Membaca Tiga Putusan Bebas Anggota DPRD NTB
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Gedung Baru DPRD NTB Terancam Molor, Bisa 2029 Baru Ditempati, Mori Hanafi Ungkap Alasannya

Berita Terbaru

Polda NTB Mengungkap Tiga Personel Aktif Polri yang Terjerat Perkara Narkoba Dalam Operasi Antik Rinjani 2026. Ketiganya Diproses Melalui Jalur Hukum dan Kode Etik Polri.

Hukum & Kriminal

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agu 2026 - 16:13 WIB