Selama Tahun 2024, Ditresnarkoba Polda NTB Berhasil Sita 40 Kilogram Sabu

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 28 Desember 2024 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Pengungkapan kasus penyalahgunaan dan transaksi narkotika di Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Barat (Ditresnarkoba Polda NTB) selama tahun 2024 mengalami peningkatan.

Dalam satu tahun terakhir, di bawah Kepemimpinan Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol. Dedy Supriyadi, M.I.K juga berhasil membuat terobosan besar dalam pengungkapan kasus narkoba.

“Barang bukti narkotika meningkat signifikan, dengan total penyitaan 40 kg sabu, 47 kg ganja, dan 6.256 butir ekstasi.Kami berhasil menyelamatkan puluhan ribu jiwa dari dampak penyalahgunaan narkotika,” ungkap Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Kepala Bidang Humas, AKBP Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., mengungkapkan jika sepanjang tahun 2024 terjadi kenaikan kecil pada jumlah kejahatan di NTB, namun tingkat penyelesaian kasus oleh kepolisian mencatat lonjakan signifikan.

Baca Juga :  Bus Karyawan PT AMNT Terguling di Sumbawa: 2 Tewas, Belasan Luka-Luka

Meski demikian, angka penyelesaian kasus menunjukkan peningkatan drastis sebesar 38,09 persen, dari 4.187 kasus di 2023 menjadi 5.782 kasus pada 2024.

“Data ini menunjukkan komitmen Polda NTB, dalam meningkatkan penegakan hukum dan kepercayaan masyarakat. Penyelesaian kasus naik berkat upaya intensif seluruh jajaran kepolisian,” ujar AKBP Kholid.

Terkait kasus menonjol, lanjut Kabid Humas Polda NTB, jumlahnya menurun sebesar 44 persen dibandingkan tahun 2023.

“Namun, beberapa wilayah seperti Polres tertentu mencatatkan peningkatan. Untuk kasus pencurian dengan kekerasan (curas), waktu rawan adalah pukul 18.00 hingga 20.59, dengan jalan umum sebagai lokasi dominan,” ungkapnya.

Baca Juga :  KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Di sisi lain, kecelakaan lalu lintas juga menunjukkan peningkatan sebesar 15,36 persen dengan 304 korban meninggal dunia sepanjang tahun 2024.

“Kami terus berupaya menekan angka kecelakaan melalui edukasi keselamatan berkendara,” ucapnya.

Sementara itu, program ketahanan pangan juga menjadi prioritas, dengan 257 hektare lahan yang telah dikelola untuk pertanian, peternakan, dan perikanan, demi mendukung kesejahteraan masyarakat NTB.

Laporan akhir tahun tersebut sekaligus menunjukkan kinerja kepolisian sepanjang tahun 2024, yang diharapkan terus membaik pada tahun mendatang.

 

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru