Polisi Tangkap Anak Durhaka Aniaya Orang Tua Kandung di Bolo Bima

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 12 September 2024 - 05:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost.com, Bima- Seorang anak seharusnya menjaga dan melindungi kehormatan orang tua, bukan malah sebaliknya, seperti yang dilakukan salah seorang pemuda di Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima inisial SF (27) tega menganiaya orang tua kandung sendiri MN (53) dengan melakukan pemukulan dan memaki sang ayah di depan Umum.

Kasus ini terjadi pada Jum’at 30 Agustus 2024 lalu di Kantor Desa Bolo. Dan saat itu juga MN, bapak terduga pelaku melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Mapolsek Madapangga.

MN dihadapan petugas membeberkan perbuatan SF yang kerap kali melakukan pencurian hewan ternak di wilayah Kecamatan Madapangga.

Menindaklanjuti laporan tersebut Ipda Kader selaku Kapolsek Madapangga bersama anggotanya memburu terduga pelaku namun yang bersangkutan Kabur setelah mengetahui sang bapak melaporkan hal itu ke Mapolsek Madapangga.

Kapolsek Madapangga bersama anggotanya memburu terduga pelaku namun yang bersangkutan Kabur setelah mengetahui sang bapak melaporkan hal itu ke Mapolsek Madapangga.

Baca Juga :  Sabu 73 Gram dan Senjata Api Disita, Bandar Bima Gagal Tampil di Liga Narkoba

Ipda Kader dan personelnya juga melakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku dan menyita 28 anak panah dan 2 pelontar serta mengamankan 2 ekor sapi yang diduga kuat hasil kejahatan.

Setelah dua belas hari tim terus memburu terduga pelaku, akhirnya Tim Puma Polres Bima bersama Anggota Polsek Madapangga berhasil meringkus pelaku SF (27) pada Rabu 11 September 2024 sekitar pukul 20.30 malam di Desa Bolo.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasatreskrim Iptu Abdul Malik SH menyampaikan, peristiwa tersebut terjadi berawal dari korban sedang duduk di dalam kantor Desa. Tiba-tiba datang terduga pelaku mengatakan kepada korban anjing kamu, setan babi.

“Pelaku tidak berhenti sampai disitu terduga pelaku pun melayangkan bogem mentah keras kearah wajah korban namun aksi brutal terduga pelaku dapat dilerai oleh Staf Desa,” ungkap Kasatreskrim Iptu Abdul Malik SH. Kamis 12 September 2024.

Baca Juga :  Wagub NTB Warning: APBD 2026 Harus Lebih Tepat Sasaran dari Google Maps

Akibatnya korban mengalami luka bengkak pada pelipis sebelah kanan dan korban tidak melakukan perlawanan dan setelah itu korban melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Mapolsek Madapangga.

Atas kejadian tersebut Kasat Reskrim Iptu Abdul Malik SH, memerintahkan Tim Puma yang dipimpin oleh Katim Aiptu Gatot Wahyudi SH untuk melakukan serangkaian penyelidikan guna membuat terang peristiwa tersebut.

Masih Kasat, saat tim mendekati terduga pelaku yang saat itu berada dirumahnya di Desa Bolo terduga pelaku sempat kabur dan aksi kejar-kejaran pun tidak terhindarkan sehingga tim gabungan Polsek Madapangga dan Tim Puma mengeluarkan tembakan peringatan ke udara namu tidak diindahkan oleh terduga pelaku.

“Aksi Kejar-kejaran itu tidak berlangsung lama dan terduga dapat diringkus oleh tim puma dan personel Polsek Madapangga,”terangnya Abdul Malik.

“Saat ini terduga pelaku diamankan di Mapolres Bima untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan diproses hukum lebih lanjut,” tutupnya.

 

 

 

Berita Terkait

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Berita ini 621 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Berita Terbaru