Polisi Bima Bongkar Jaringan Sabu: 3 Pengedar Diciduk, 6,58 Gram Diamankan di Gudang Pupuk

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima- Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bima Kota kembali menorehkan prestasi gemilang dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika. Pada Senin (8/9/2025), tim berhasil membongkar jaringan pengedar sabu di Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima.

Berawal dari informasi masyarakat tentang maraknya transaksi narkoba di wilayah tersebut, tim yang dipimpin KBO Satresnarkoba Ipda Sirajuddin, S.H., bersama Katim Opsnal Aiptu Abdul Hafid, S.H., dan anggota langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut.

Dalam penggerebekan di sebuah lokasi tepat di sebelah gudang pupuk, petugas berhasil mengamankan dua terduga pengedar berinisial FE dan MI. Saat dilakukan penggeledahan dengan disaksikan ketua RT setempat, tim menemukan, 1 bungkus plastik klip berisi kristal sabu yang sedang dipegang FE, Tisu dan 2 unit handphone

Baca Juga :  Positif Narkoba dan Kuasai 488 Gram Sabu, Kasat Narkoba Bima Kota Di-PTDH dan Jadi Tersangka

Dari hasil interogasi awal, FE mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seorang pria berinisial AD. Tak mau kehilangan jejak, tim segera bergerak ke kos-kosan AD di Kelurahan Penatoi, Kecamatan Raba.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti tambahan, antara lain 6 bungkus plastik klip berisi sabu disembunyikan di dalam WC, 1 bungkus plastik kosong, 1 bungkus rokok, 3 unit handphone, 2 alat hisap sabu (bong), 1 kaca hisap, Uang tunai Rp52.000

Baca Juga :  Dana Hibah Rp27 Miliar KPU Bima Diselidiki, Polisi Sisir PPK dan PPS di 191 Desa

Dari ketiga pelaku, polisi berhasil mengamankan total barang bukti sabu seberat 6,58 gram brutto.

Kini, FE, MI, dan AD beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polres Bima Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

 

Berita Terkait

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air
Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar
Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:43 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:53 WIB

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Berita Terbaru