SUMBAWAPOST.com | Dompu- Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Woja saat menerima laporan warga terkait penemuan seorang perempuan yang meninggal dunia di sebuah rumah kos di Lingkungan Bali Bunga, Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Selasa (16/6/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial IA (29), warga Dusun Ria, Desa Riwo, Kecamatan Woja. Ia ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan posisi tengkurap di depan kamar kos, serta tubuh dalam keadaan kaku.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WITA ketika anak pemilik kos datang ke lokasi untuk mengambil beras. Saat itu, saksi sempat memanggil korban berulang kali karena mengira sedang beristirahat. Namun tidak mendapat respons, hingga setelah dilakukan pengecekan lebih dekat korban diketahui telah meninggal dunia.
Sebelumnya, sekitar pukul 00.10 WITA, pemilik kos mengaku masih sempat melihat kondisi korban dan mendengar suara batuk serta muntah sebelum kembali beristirahat di rumahnya.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Woja IPTU M. Norkurniawan, SH langsung menginstruksikan personel piket untuk menuju lokasi kejadian. Petugas kemudian bergerak cepat mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan langkah awal kepolisian di lokasi.
“Begitu informasi kami terima, personel langsung kami kerahkan ke TKP untuk melakukan pengamanan, pendataan awal, serta mengumpulkan keterangan saksi,” ujar IPTU M. Norkurniawan
Dipimpin Kanit Intelkam bersama anggota piket, petugas juga mengatur situasi di sekitar lokasi sambil menunggu kedatangan Tim INAFIS Satreskrim Polres Dompu.
Sekitar pukul 09.40 WITA, Tim INAFIS tiba di lokasi dan langsung melakukan olah TKP serta pemeriksaan luar terhadap jenazah untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Atas permintaan keluarga, jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Dompu untuk dilakukan visum et repertum. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kembali kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Dusun Ria, Desa Riwo menggunakan ambulans desa.
Selain pengamanan dan olah TKP, pihak kepolisian juga melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga terkait prosedur penanganan perkara. Dari hasil komunikasi tersebut, keluarga menyatakan menerima dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga, dan mereka menerima dengan ikhlas serta menolak autopsi, yang kemudian dituangkan dalam surat pernyataan,” tambah Kapolsek.
Sementara itu, pihak keluarga juga menyampaikan sikap menerima peristiwa tersebut. “Kami ikhlas dan menerima ini sebagai takdir. Kami sudah menyampaikan penolakan autopsi secara resmi,” ungkap perwakilan keluarga.
Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak berwenang. Polsek Woja memastikan seluruh prosedur penanganan telah dijalankan, mulai dari menerima laporan, mengamankan TKP, berkoordinasi dengan INAFIS, hingga memfasilitasi proses visum sebagai bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










