SUMBAWAPOST.com, Bima- Kesempatan bersejarah hadir di Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Kamis 3 April 2025, dengan dimulainya pembangunan Rumah Sakit Rabita Sape yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Bima, Ady Mahyudi. Proyek ambisius ini menjanjikan sebuah fasilitas kesehatan dengan standar modern yang akan mengubah lanskap pelayanan kesehatan di Bima.
Berdiri megah di atas lahan seluas lebih dari 220 M², RS Rabita Sape yang berlantai dua akan mencakup area bangunan sekitar 1.200 M². Pembangunannya mendapat perhatian besar, terlihat dari kehadiran sejumlah pejabat terkemuka, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil V (Sape-Lambu), Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Fatahullah, S.Pd, Camat Sape Muhamad Akbar, SP., M.Si, serta Muspika dan Kepala Desa se-Kecamatan Sape.
Dalam sambutannya, Bupati Ady Mahyudi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada keluarga besar Rabita yang telah berani menggagas dan merealisasikan proyek ini.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Rumah Sakit Rabita sebagai simbol harapan, ruang pemulihan, dan penguatan nilai kemanusiaan,” ungkapnya dengan penuh semangat di hadapan para dokter dan tenaga medis yang turut hadir.
Sementara itu, Komisaris Dewan Pengawas, Dr. Hermawan Saputra, SKM., MARS, CICS, mengungkapkan bahwa RS Rabita akan menjadi pusat layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan tenaga medis profesional serta fasilitas canggih yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Ini bukan hanya tentang membangun sebuah rumah sakit, ini adalah langkah nyata untuk memperbaiki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bima,” tambahnya dengan tegas.
RS Rabita Sape akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas kelas dunia, seperti Kelas Rawat Inap, VIP, Perina dan Neonatus, serta ruang isolasi. Bangunan utama yang sedang direnovasi akan menyajikan IGD, VK, OK, Laboratorium, Radiologi, Farmasi, Poliklinik, dan ICU yang modern.
Puncak acara peletakan batu pertama diakhiri dengan pemotongan tumpeng, sebagai simbol keberhasilan dan harapan besar bagi kesehatan masyarakat Bima di masa depan.










