Paman Durhaka di Dompu Cabuli Anak Angkat, Warga Desa Adu Mengamuk, Rumah Pelaku Ludes Dihajar Massa

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025 - 11:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu- Desa Adu, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, diguncang kabar mengejutkan pada Rabu (3/9/2025) siang. Seorang pria berinisial HA (49), yang dikenal sebagai ayah angkat sekaligus paman korban, diamankan polisi setelah diduga berulang kali mencabuli anak asuhnya sendiri.

Kasus ini memicu amukan warga, hingga rumah permanen milik pelaku hancur dirusak massa.

Korban, NM (14), seorang pelajar, awalnya mengungkap kejadian tersebut melalui pesan WhatsApp kepada bibinya. Dalam pesan itu, NM menyatakan telah berulang kali menjadi korban pencabulan, terakhir terjadi pada Senin (1/9/2025) ketika kondisi rumah sedang sepi. Pesan ini kemudian diteruskan keluarga kepada warga, dan emosi masyarakat pun tak terbendung.

Kapolsek Hu’u, IPDA Samsul Rizal, melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU Nyoman Suardika, menegaskan bahwa polisi bergerak cepat begitu menerima laporan.

“Sekitar pukul 14.00 Wita, Kapolsek bersama anggota turun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian dan menghimbau warga agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri,” jelas IPTU Nyoman.

Sekitar pukul 14.30 Wita, terduga pelaku berhasil diamankan saat berada di kebun tembakau miliknya dan langsung dibawa ke Mapolres Dompu untuk diproses sesuai hukum. Meski begitu, gelombang kemarahan warga terus berdatangan. Massa melampiaskan amarah dengan merobohkan tembok, memecahkan kaca, dan merusak perabot rumah pelaku hingga rusak berat.

Baca Juga :  Kadindi Dompu; Bukit Penyesalan dan Dinding Penyelamat

“Kapolsek Hu’u bersama Kepala Desa terus melakukan pendekatan persuasif agar warga menahan diri. Situasi berhasil dikendalikan dan kini Desa Adu sudah kondusif,” tambah IPTU Nyoman.

Saat ini, korban didampingi keluarga dan telah melapor secara resmi di Unit PPA Satreskrim Polres Dompu. Kepolisian menegaskan kasus ini akan ditangani secara profesional sesuai prosedur hukum, dan mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru