NTB Punya 1,3 Juta Murid, Sekda Gita Ultimatum: Sebelum 30 Mei, Dapur Makan Bergizi Gratis Wajib Jadi

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., memimpin rapat koordinasi virtual bersama perwakilan kabupaten/kota se-NTB. Rapat ini membahas pemaparan dari Staf Ahli Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Bobby Kusuma, terkait pemetaan lahan yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), guna mendukung percepatan Program Makan Bergizi Gratis. Kegiatan ini berlangsung di Command Center Kominfotik NTB, pada Kamis (16/5/2025).

Miq Gita, sapaan akrab Sekda NTB, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam penyediaan lahan untuk program nasional tersebut.

“Saya berharap kerja sama terkait pemanfaatan lahan antarkabupaten/kota segera ditindaklanjuti, karena provinsi sifatnya sebagai fasilitasi untuk mengawal Program Makan Bergizi Gratis dapat terlaksana. Pada tanggal 30 Mei nanti NTB dapat menyerahkan titik-titik (tiga) lokasi pembangunan dapur tersebut,” ucap Miq Gita.

Baca Juga :  Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas: Ujian Nyata Komitmen Membangun Kepercayaan Publik

NTB tercatat memiliki sebanyak 10.474 sekolah dengan jumlah murid mencapai 1.336.058 siswa yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Berdasarkan jumlah tersebut, kebutuhan dapur diperkirakan sekitar 450 titik lokasi, yang pembangunannya akan didanai sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tahun ini, program nasional tersebut menargetkan sebanyak 82,9 juta penerima manfaat, yang terdiri dari peserta didik PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, serta ibu hamil dan menyusui.

Sementara itu, Bobby Kusuma menjelaskan bahwa pembangunan SPPG dan Dapur Sehat ditargetkan rampung pada September 2025. Ia menekankan pentingnya kesiapan data lahan dari pemerintah daerah agar proses peninjauan dan pembangunan dapat segera dilakukan.

“Saya harap kami bisa mendapatkan feedback terkait lahan ini paling lambat pada tanggal 30 Mei 2025. Harapannya, pembahasan terkait izin pinjam pakai lahan di NTB sudah selesai semuanya,” tuturnya saat memberikan paparan.

Baca Juga :  HUT NTB ke-67: Dari Jalan Mulus Sampai Penerbangan Internasional, Gerak Cepat Iqbal-Dinda Ubah NTB Jadi Daerah Makmur Mendunia

Bobby juga memaparkan sejumlah kriteria lahan yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah, di antaranya: Luas lahan 800 hingga 1.000 m² dengan lebar minimal 25 meter, Berstatus hak pakai, Dekat dengan lingkungan sekolah yang memiliki kurang lebih 3.000 siswa, dengan waktu tempuh maksimal 20 menit, Lahan siap bangun, tersedia jaringan listrik PLN dan air bersih (PDAM atau sumur), Memiliki akses jalan minimal lebar 3 meter, Lingkungan higienis dan tidak berdekatan dengan tempat pembuangan akhir

BGN memberikan kewenangan penuh kepada pemerintah daerah untuk memilih lahan yang layak, dengan syarat lahan tersebut merupakan tanah pribadi, bukan milik instansi atau lembaga pemerintah.

Program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor kuliner lokal serta mengoptimalkan potensi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

 

Berita Terkait

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Berita Terbaru