Menteri P2MI Launching Fasilitas Lounge Khusus PPMI di Bandara Internasional Lombok

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 14 Desember 2024 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI), Abdul Kadir Karding melaunching Fasilitas Lounge atau Ruang Tunggu khusus PPMI yang berada di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) di Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (12/12/2024). Turut hadir mendampingi Pj Gubernur NTB, Kepala Kesbangpol NTB, Kadis Nakertrans NTB, Kadis Kesehatan NTB dan Kasat Pol PP NTB.

Pj Gubernur NTB Hassanudin menyampaikan Tujuan longue ini untuk memudahkan para calon PMI yang akan bekerja di luar negeri, sehingga proses keberangkatan mereka berjalan lancar. Fasilitas lounge ini hasil kerjasama Kementerian PPMI dan Kementerian BUMN.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Dana Hibah, Polisi Segera Layangkan Surat Panggilan Ke Dua untuk KPU Kabupaten Bima

“Tadi kami sempat menjumpai 90 pekerja migran yang akan berangkat menuju Malaysia. Kami memastikan seluruh dokumen sudah lengkap dan berharap mereka bisa kembali ke tanah air suatu saat nanti dengan sukses,” tuturnya.

Menteri PPMI, Abdul Kadir Karding mengatakan bahwa momentum ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah dan perlindungan bagi pekerja migran. “Dengan jalur resmi, bimbingan, dan persiapan yang matang, saya percaya mereka bisa mewujudkan impian sekaligus menjadi kebanggaan bangsa,” ungkapnya.

Baca Juga :  Forum Wartawan Parlemen NTB Gelar Diskusi Publik: Mandalika Jadi Pintu NTB Menuju Wisata Kelas Dunia

Ia juga menceritakan salah satu pekerja imigran yang akan berangkat ke Malaysia, yang bernama Rudi Juliono yang merupakan seorang calon pekerja migran asal Jerowaru, Lombok Timur, yang penuh semangat dan harapan besar.

Dengan tujuan bekerja di Geting Plantation, Sabah, Malaysia Timur, Rudi ingin membangun rumah untuk keluarganya dan melunasi hutang-hutangnya.

“Doa terbaik untuk Rudi dan teman-teman lainnya yang memulai perjalanan ini. Semoga sukses dan selalu diberkahi rezeki yang melimpah,” ungkapnya.

 

Berita Terkait

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Berita Terbaru