LPW NTB Minta DPRD Desak Pj Walkot Bima Batalkan Mutasi-Rotasi Saat Pilkada

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 11 Oktober 2024 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Lembaga Pengembangan Wilayah (LPW) NTB, meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima mendesak Penjabat Wali Kota (Pj Walkot) Bima, Drs. Mukhtar Landa agar membatalkan rotasi dan mutasi saat Pilkada 2024.

Permintaan itu disampaikan Relawan LPW NTB, Wildan Nul Ahyar dan Ardiansyah saat melaporkan secara tertulis di kantor DPRD Kota Bima, Jum’at, 11 Oktober 2024.

“Kami meminta pimpinan dan anggota DPRD Kota Bima agar mendesak Pj Walkot Bima untuk tak melakukan mutasi dan rotasi saat Pilkada 2024,” kata Wildan.

Ia mengaku rencananya Pj Walkot Bima akan melantik Kepala Dishub, Kepala Pol PP, Kepala BKPSDM dan Sekretaris Dewan (Sekwan). Menurut dia, rencana tersebut bertentangan dengan ketentuan dan aturan.

Baca Juga :  Pj Gubernur: NTB Harus Jadi Barometer dan Role Model Nasional Pilkada 2024

“LPW NTB menilai keinginan Pj Walkot Bima melantik pejabat saat tahapan Pilkada, tidak sesuai dengan aturan,” ujarnya.

Ia menilai pejabat yang akan dilantik nantinya terindikasi merupakan titipan politik pasangan calon (paslon) tertentu. Pelantikan mereka harus dilakukan setelah ada Wali Kota dan Wakil Wali Kota definitif.

“Biar Kepala Daerah Definitif yang melantik. Bukan Pj Walkot,” beber dia.

Ia menegaskan jika Pj Walkot Bima terus memaksakan kehendaknya, LPW NTB kuatir proses tahapan Pilkada Kota Bima tak berjalan lancar. Bahkan akan terjadi gejolak dan instabilitas daerah.

Baca Juga :  NTB Belum Ramah Bagi Perempuan, Ketua DPRD Isvie Tuntut Badan Khusus

“Selain itu kami juga akan melakukan aksi demontrasi besar-besaran,” katanya.

Laporan LPW itu diterima langsung oleh Plt Sekwan DPRD Kota Bima, Muhammad Tajuddin di ruang kerjanya. Tajuddin menegaskan laporan itu akan diteruskan atau disampaikan kepada pimpinan DPRD Kota Bima.

“Prinsipnya kami menerima laporan ini, nanti akan kami teruskan ke pimpinan dan anggota DPRD yang saat ini masih dinas luar,” imbuhnya.

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru