Lombok Barat Gelar Kongres Internasional Bahasa Sasak Perdana, Tonggak Baru Lestarikan Warisan Budaya 

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha Menerima Audiensi Panitia Majelis Adat Sasak (MAS) terkait Persiapan Kongres Internasional Bahasa Sasak Perdana yang akan digelar di Lombok Barat pada 28-29 Oktober 2026.

Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha Menerima Audiensi Panitia Majelis Adat Sasak (MAS) terkait Persiapan Kongres Internasional Bahasa Sasak Perdana yang akan digelar di Lombok Barat pada 28-29 Oktober 2026.

SUMBAWAPOST.com |™ Lombok Barat- Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menegaskan Komitmennya dalam Menjaga Kelestarian Bahasa dan Budaya Daerah dengan mendukung penuh Penyelenggaraan Kongres Internasional Bahasa Sasak Perdana yang dijadwalkan berlangsung pada 28-29 Oktober 2026 di Lombok Barat.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, saat menerima Audiensi Panitia Penyelenggara dari Majelis Adat Sasak (MAS) di ruang kerjanya, Jumat (7/8/2026).

Audiensi tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para pegiat budaya dalam menjaga eksistensi Bahasa Sasak di tengah derasnya arus modernisasi serta perubahan zaman.

Baca Juga :  Bupati Sumbawa Apresiasi Luthfiah Sabrina, Putri Daerah Raih Prestasi Nasional

Wakil Bupati Lombok Barat menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Kongres yang dinilai menjadi Momentum penting bagi Pelestarian Bahasa Daerah.

“Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mendukung penyelenggaraan Kongres Internasional Bahasa Sasak Pertama ini,”ujar Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha.

Dukungan tersebut menjadi bentuk Komitmen Pemerintah Daerah dalam mendorong Pelestarian Identitas Budaya Lokal agar tetap hidup, berkembang, dan dikenal lebih luas.

Baca Juga :  Polisi Terjun Ke Ponpes Al Aziziyah Lombok Barat Telusuri Penyebab Kematian Santriwati

Melalui Kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Majelis Adat Sasak, Akademisi, Budayawan, serta berbagai pemangku kepentingan, Kongres Internasional Bahasa Sasak Perdana diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat upaya pelestarian Bahasa Sasak sekaligus mengangkat eksistensinya di tingkat Nasional maupun Internasional.

Penyelenggaraan Kongres ini juga diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan Bahasa dan Budaya Sasak kepada Dunia, sekaligus memperkuat posisi Lombok Barat sebagai salah satu pusat Pelestarian Warisan Budaya di Nusa Tenggara Barat (NTB)

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru