Kronologi Balita Asal Jempong Kota Mataram Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Seorang Anak laki-laki berusia sekitar 2,5 tahun (RK) berdomisili di Kel. Jempong, Kecamatan Sekarbela Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ditemukan hanyut dan tenggelam di saluran irigasi di Lingkungan Batu Mandiri, Kelurahan Jempong baru, Kecamatan Sekarbela oleh Warga, Kamis (28/11/2024) sekitar pukul 16:00 wita.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan warga ke Polsek Ampenan yang kemudian direspon cepat oleh Petugas dari Polsek Ampenan Polresta Mataram.

Setelah melakukan koordinasi dengan unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram Tim opsnal Polsek Ampenan yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Lalu Arfi K. R. SH., melakukan pengecekan sekaligus evakuasi di Lokasi.

Kapolsek Ampenan AKP Gede Sukarta, melalui Kanit Reskrim Polsek Ampenan Iptu Lalu Arfi K. R. SH., membenarkan bahwa adanya laporan warga terkait penemuan mayat seorang Balita yang hanyut di saluran irigasi di wilayah Jempong.

Baca Juga :  Ketua PDIP NTB Rachmat Hidayat Berdiri di Garis Depan, Dukung TGH Najamuddin Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Dana APBD

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, bahwa Balita (RK) tersebut sekitar pukul 14:00 wita sempat tidur bersama ibunya di Rumah nya. Namun karena datang temen seusianya keduanya keluar bermain hingga berjalan ke sekitar saluran irigasi.

“Sementara berdasarkan informasi yang kita himpun anak ini diduga terjatuh di saluran dan terseret arus beberapa meter dari tempat terjatuh. Sementara teman bermainnya yang kira-kira berusia 1,5 tahun dan belum bisa berbicara tidak bisa memberitahukan siapa-siapa. Beruntung tidak terlalu lama (sekitar 1,5 jam) berselang ada warga yang melihat korban di dalam saluran tersebut dan memberitahukan warga lain dan melaporkan ke Polsek Ampenan, “ulasnya.

Baca Juga :  Awali Tugas, Pj Gubernur NTB Dr Hassanudin Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Korban selanjutnya diangkat dan dibawa ke rumahnya. Sementara petugas dari Polsek Ampenan telah menyiapkan Ambulance untuk dibawa ke Rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut. Namun karena ibu Korban dan keluarganya meminta untuk tidak dibawa ke Rumah sakit. Ibu korban dan Keluarga menerima kejadian ini dengan ikhlas sebagai suatu takdir yang harus diterima.

Berdasarkan informasi warga, bahwa Saat kejadian ibu Korban masih tertidur, hingga warga datang menggotong korban kerumahnya ibu korban baru terbangun, dan sontak saja merasa kaget dan sangat shock.

“Keluarga dan ibu korban sudah menerima dengan ikhlas, mereka sudah menganggap ini takdir sehingga menolak untuk dilakukan autopsi, “pungkasnya.

Berita Terkait

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Berita Terbaru