Komnas HAM Soroti Pemilu Inklusif di NTB, KPU dan Bawaslu Didorong Perkuat Aksesibilitas

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisioner Komnas HAM RI Pramono U Tanthowi Menyampaikan Pandangan Mengenai Pemenuhan Hak Pilih Kelompok Rentan Dalam Penyelenggaraan Pemilu.

Komisioner Komnas HAM RI Pramono U Tanthowi Menyampaikan Pandangan Mengenai Pemenuhan Hak Pilih Kelompok Rentan Dalam Penyelenggaraan Pemilu.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menegaskan pentingnya Penyelenggaraan Pemilu yang menjunjung Prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) Universal dan Non-Diskriminatif.

Hal tersebut disampaikan Komisioner Komnas HAM RI, Pramono U Tanthowi, dalam Bedah Buku Sesi I bertema “Kajian Penghormatan, Pelindungan, dan Pemenuhan Hak Pilih Kelompok Rentan dalam Pemilu 2024” yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi bagi penyelenggara Pemilu, Akademisi, Komnas HAM, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mengidentifikasi berbagai persoalan dalam pemenuhan hak Politik kelompok rentan.

Baca Juga :  Gokil! Rinjani100 2025 Diserbu 2.118 Pelari dari 46 Negara, Puncak Rinjani Jadi Arena Dunia

Pramono U Tanthowi menegaskan, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam Pemilu tanpa menghadapi hambatan karena kondisi atau situasi yang dimilikinya.

“Penyelenggaraan Pemilu harus menjunjung prinsip Hak Asasi Manusia yang Universal dan Non-Diskriminatif,” tegas Pramono U Tanthowi.

Menurutnya, setiap Warga negara harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk menggunakan hak Politiknya dalam proses Pemilu.

Lebih lanjut, Pramono mendorong KPU dan Bawaslu untuk terus memperkuat Pelayanan, Aksesibilitas, serta regulasi agar kelompok rentan dapat menggunakan hak pilihnya secara optimal.

Baca Juga :  NGO Spanyol 8 Tahun Dampingi NTB, Jangkau 1.200 Keluarga dan Puluhan Sekolah Setiap Tahun

Di kesempatan yang sama, dari perspektif Akademisi UIN Mataram, Agus, mengapresiasi kajian Komnas HAM yang didukung data lapangan dan kerangka konseptual yang kuat.

Namun, Agus menilai implementasi rekomendasi dalam kajian tersebut membutuhkan kemauan Politik yang kuat agar dapat diterjemahkan ke dalam regulasi dan Kebijakan yang lebih konkret.

“Implementasi rekomendasi dalam kajian tersebut membutuhkan kemauan Politik yang kuat agar dapat diterjemahkan ke dalam regulasi dan Kebijakan yang lebih konkret,” tutup Agus.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

3.000 Orang Berebut Jadi Volunteer MotoGP Mandalika 2026, MGPA Hanya Ambil 2.500
Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Ubah Pembayaran Jasa Pelabuhan dari Manual ke Digital
Sambut Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2028, Sumbawa Siapkan Kekayaan Budaya Tana Samawa
Sumbawa Jadi Tuan Rumah Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2028
Qatar Bidik Potensi NTB, Mandalika hingga Bandar Kayangan Jadi Incaran
Maulid Nabi di Lombok Utara Jadi Momentum Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT dan Sade
Gempa NTT Picu Krisis Air, PMI NTB Kirim Truk Tangki Air
Notaris di Bima-Dompu Disorot Soal Kepatuhan dan Integritas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:54 WIB

3.000 Orang Berebut Jadi Volunteer MotoGP Mandalika 2026, MGPA Hanya Ambil 2.500

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Ubah Pembayaran Jasa Pelabuhan dari Manual ke Digital

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:59 WIB

Sambut Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2028, Sumbawa Siapkan Kekayaan Budaya Tana Samawa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Sumbawa Jadi Tuan Rumah Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2028

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Qatar Bidik Potensi NTB, Mandalika hingga Bandar Kayangan Jadi Incaran

Berita Terbaru

Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot Bersama Gubernur Maluku Utara saat Mengikuti Rakernas XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia di Kota Ternate. Dalam Forum Tersebut, Sumbawa Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2028.

Seni & Budaya

Sumbawa Jadi Tuan Rumah Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2028

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:04 WIB

Dubes Qatar untuk Indonesia H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari saat bertemu Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Mataram, Jumat (28/8/2026).

Bisnis & Ekonomi

Qatar Bidik Potensi NTB, Mandalika hingga Bandar Kayangan Jadi Incaran

Jumat, 28 Agu 2026 - 16:26 WIB