Kawal Data Pemilih Jelang Pemilu 2029, Bawaslu RI Uji Akurasi Data di NTB

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 14:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu NTB Itratip dalam kegiatan Sosialisasi Uji Petik Riset Pemetaan Kerawanan Isu Strategis PDPB 2026 di Mataram.

Ketua Bawaslu NTB Itratip dalam kegiatan Sosialisasi Uji Petik Riset Pemetaan Kerawanan Isu Strategis PDPB 2026 di Mataram.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI menggelar Sosialisasi Uji Petik dalam rangka Riset Pemetaan Kerawanan Isu Strategis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026 secara Hybrid (Pelaksanaan suatu kegiatan yang menggabungkan dua sistem yang berbeda, yaitu sistem tatap muka (luring/offline) dan sistem jarak jauh melalui internet (Daring/Online) secara bersamaan atau bergantian) di Mataram, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Bawaslu NTB dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Pulau Lombok secara luring. Sementara Bawaslu Kabupaten/Kota se-Pulau Sumbawa, Bali, NTT, Maluku, dan Maluku Utara mengikuti kegiatan secara Daring.

Baca Juga :  DPRD Sumbawa Soroti Kisruh Elpiji 3 Kg: Harga Tak Sesuai HET, Pemda dan Pertamina Diminta Bertindak Tegas

Ketua Bawaslu NTB, Itratip, Mengapresiasi Inisiatif Bawaslu RI yang mengembangkan Riset pengawasan berbasis Saintifik.

Menurut Itratip, akurasi data pemilih menjadi fondasi penting dalam memastikan hak pilih masyarakat terlindungi menuju Pemilu 2029.

“Akurasi data pemilih merupakan fondasi penting dalam memastikan hak pilih masyarakat terlindungi menuju Pemilu 2029,”ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, narasumber Fajar Nur Sahid dan Afrimadona memaparkan metode uji petik melalui pendekatan List to People (L2P) dan People to List (P2L).

Kedua pendekatan tersebut digunakan untuk menguji keterkinian, kelengkapan, serta Akurasi Data Pemilih.

Baca Juga :  Pemprov NTB Buka Suara, Ini Kronologi Sewa 72 Kendaraan Listrik Rp12 Miliar agar Tak Salah Kaprah

Melalui uji petik tersebut, Bawaslu berupaya memastikan Data Pemilih yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemilu dapat terus diperbarui dan memiliki tingkat akurasi yang memadai.

Riset ini dilaksanakan secara Nasional di 38 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Bawaslu memperkuat pengawasan serta menghasilkan rekomendasi yang berbasis Data dan bukti lapangan.

Dengan pengawasan terhadap pemutakhiran Data pemilih secara berkelanjutan, Bawaslu mendorong agar data pemilih tetap terjaga keterkinian, kelengkapan, dan akurasinya menjelang Pemilu 2029.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB
400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya
KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap
MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi
Kado Istimewa HUT ke-81 TNI untuk Bumi Gora, Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB
Pura-Pura Kehabisan Bensin dan Minta Bantuan, Pelaku Curas Ancam Korban dengan Parang
Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:55 WIB

400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:41 WIB

KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi

Berita Terbaru