SUMBAWAPOST.com, Dompu – Suasana apel pagi di Polres Dompu tiba-tiba memanas. Kapolres Dompu, AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., dengan wajah penuh ketegasan, langsung menggebrak kebiasaan lama dengan peringatan keras kepada seluruh jajarannya. Dalam apel perdananya yang digelar di Lapangan Apel Polres Dompu pada Kamis 3 April 2025. Kapolres melontarkan ultimatum yang menggemparkan: tidak ada ruang bagi anggota yang bersinggungan dengan narkoba.
Dalam pidatonya yang berapi-api, Kapolres Sodikin tidak tanggung-tanggung menegaskan bahwa siapapun tanpa terkecuali yang terbukti bermain dengan narkoba akan menerima hukuman berat.
“Bagaimana kita bisa bersih-bersih narkoba kalau di dalam tubuh kita sendiri masih ada yang kotor? Saya tidak akan segan-segan memecat dan menyeret ke penjara siapapun yang berani bermain dengan barang haram ini,” tegasnya di hadapan ratusan personel.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan bahwa sanksi yang diberikan bukan sekadar pemecatan, tapi juga jerat hukum yang akan membuat siapa pun berpikir dua kali sebelum terlibat.
“Jangan coba-coba. Kalau ketahuan, habislah kariermu, dan jangan harap bisa lari dari hukum” ujarnya dengan sorot mata tajam.
Kapolres juga mengingatkan agar seluruh personel tidak hanya menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba, tetapi juga tidak menjadi pelindung atau ‘beking’ bagi para bandar.
“Jangan ada yang main dua kaki. Jika saya menemukan ada yang bermain di belakang layar, saya pastikan dia akan mendapat hukuman paling berat,” ancamnya dengan nada tinggi.
Pernyataan tegas Kapolres ini sontak menjadi perbincangan hangat di lingkungan kepolisian dan masyarakat. Banyak yang mengapresiasi sikap kerasnya terhadap peredaran narkoba, terutama di kalangan aparat yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pemberantasan kejahatan.
Dengan gebrakan ini, Kapolres Dompu mengirim pesan jelas: Polres Dompu tidak akan menjadi tempat berlindung bagi oknum-oknum polisi yang berkhianat pada tugasnya.









