Kalahkan Kontingen Se-Indonesia, NTB Raih Juara I Nasional PENAS XVII 2026 Berkat Inovasi Pertanian Modern

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB menerima dan memberikan apresiasi kepada Kontingen NTB peraih Juara I Nasional Lomba Unjuk Tangkas pada ajang PENAS XVII Tahun 2026 di Pendopo Gubernur NTB, Mataram.

Gubernur NTB menerima dan memberikan apresiasi kepada Kontingen NTB peraih Juara I Nasional Lomba Unjuk Tangkas pada ajang PENAS XVII Tahun 2026 di Pendopo Gubernur NTB, Mataram.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kontingen Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Gorontalo. Kontingen NTB sukses meraih Juara I Nasional pada Lomba Unjuk Tangkas, sebuah capaian yang mendapat apresiasi langsung dari Gubernur NTB saat menerima para peserta di Pendopo Gubernur NTB, Rabu (25/6/2026).

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa sumber daya manusia sektor pertanian NTB mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaik di tingkat Nasional. Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai salah satu daerah yang terus mendorong modernisasi dan inovasi di bidang pertanian.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur NTB didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah B., SP., MM., serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat, di mana para peserta berbagi pengalaman serta ilmu yang diperoleh selama mengikuti kompetisi nasional tersebut.

Baca Juga :  Bencana Tak Bisa Dihentikan, Tapi Bisa ‘Ditekuk’, Gubernur NTB Ajak Warga Siaga Total di HKB 2026

Gubernur NTB menyampaikan apresiasi atas capaian yang berhasil diraih kontingen NTB. Menurutnya, prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan Daerah, tetapi juga menunjukkan bahwa generasi muda dan pelaku pertanian NTB memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta inovasi pertanian modern.

Ia berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan di daerah masing-masing dengan menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat pelaksanaan Program Desa Berdaya di NTB.

Dalam dialog tersebut, para peserta juga memaparkan pemanfaatan teknologi drone dalam sektor pertanian, mulai dari pemetaan lahan hingga penyemprotan tanaman. Penguasaan teknologi pertanian modern tersebut menjadi salah satu materi penting dalam Lomba Unjuk Tangkas dan turut mendukung keberhasilan NTB meraih posisi terbaik di tingkat nasional.

Selain teknologi Drone, pembahasan juga mencakup berbagai inovasi pertanian lainnya, termasuk pengembangan budidaya bioplog serta potensi komoditas perkebunan unggulan NTB. Salah satu yang mendapat perhatian adalah kopi asal Kabupaten Sumbawa yang dinilai memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan dan meningkatkan nilai ekonomi Masyarakat.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda: Bule Datang Bukan Cari Rumah Sultan, Tapi Toilet yang Gak Bikin Trauma

Di akhir pertemuan, Gubernur NTB menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada seluruh anggota kontingen yang telah mengharumkan nama Daerah di tingkat Nasional.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi NTB. Pengalaman, ilmu, dan keterampilan yang diperoleh selama PENAS harus dibagikan dan diterapkan di daerah masing-masing agar dapat memperkuat sektor pertanian dan mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan,” harap Gubernur NTB, dalam keterangan yang diterima media ini. Jum’at (26/6/2026).

Keberhasilan Kontingen NTB pada PENAS XVII 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi petani, nelayan, penyuluh, serta generasi muda untuk terus berinovasi dalam mengembangkan sektor pertanian. Dengan dukungan teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, NTB optimistis mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mewujudkan desa-desa yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah
Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar
Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:05 WIB

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB